Jumat 26 Jan 2024 07:15 WIB

Bank Mega Syariah Targetkan Pertumbuhan Volume Tabungan Haji Naik 15 Persen

Sekitar 72,45 persen nasabah BMS sudah memiliki tabungan haji.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Lida Puspaningtyas
Nasabah Bank Mega Syariah sedang menunjukkan kartu BMS.
Foto: Republika
Nasabah Bank Mega Syariah sedang menunjukkan kartu BMS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Mega Syariah terus memacu pertumbuhan nasabah tabungan haji pada 2024. Hal ini ditopang dengan berbagai strategi, seperti memperkuat kemitraan dengan mitra strategis dan optimalisasi layanan digital.

Pada 2023, volume tabungan haji Bank Mega Syariah tumbuh 17,90 persen (year on year) menjadi Rp 270 miliar dari Rp 229 miliar di 2022. Komposisi nasabah di Bank Mega Syariah saat ini sekitar 72,45 persen sudah memiliki tabungan haji.

Baca Juga

Sales & Distribution Division Head Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter mengatakan Bank Mega Syariah melakukan berbagai strategi dalam memacu pertumbuhan tabungan haji. Upaya penetrasi tabungan haji diantaranya melalui penguatan kemitraan, sosialisasi, optimalisasi layanan dan program berhadiah.

“Kami berkomitmen terus berinovasi guna memberikan yang terbaik bagi nasabah, khususnya untuk pemilik tabungan haji. Hingga akhir tahun 2024, volume tabungan haji ditargetkan dapat tumbuh 15% scara tahunan,” ungkapnya, Jumat (26/1/2024).

 

Bank Mega Syariah juga mengadakan program kerja sama dengan Sekolah hingga Universitas untuk mendukung persiapan haji sejak muda. Saat ini, sebanyak 6,17 persen nasabah haji Bank Mega Syariah berusia di bawah 30 tahun. Sementara mayoritas nasabah atau 42,62 persen berusia 30 – 49 tahun.

“Sejalan dengan Gerakan kampanye haji muda yang digalakkan BPKH, kami mengajak kaum muda untuk mendaftar haji lebih cepat. Apalagi estimasi masa tunggu haji reguler di Indonesia saat ini bisa mencapai 47 tahun,” jelas Dila.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi waktu tunggu haji yang lama, masyarakat disarankan mendaftar haji sejak dini. Salah satu caranya agar lebih mudah memperoleh porsi keberangkatan adalah dengan membuka rekening tabungan haji. Saat dana sudah mencapai batas minimum, bank akan memberitahukan kepada nasabah untuk mendaftar ke Departemen Agama setempat.

Saat ini banyak bank syariah yang memiliki layanan tabungan haji, salah satunya Bank Mega Syariah. Tabungan Haji IB Bank Mega syariah memiliki beberapa keunggulan, diantaranya berdasarkan prinsip syariah dengan akad Mudharabah Mutlaqah, setoran awal ringan, setoran selanjutnya yang fleksibel dan terhubung secara online melalui SISKOHAT (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) Kementerian Agama Republik Indonesia. Selain itu, Tabungan Haji IB Bank Mega syariah juga tersedia bagi nasabah perorangan untuk semua usia (dewasa dan anak).

Untuk meningkatkan jumlah nasabah, Bank Mega Syariah juga terus memacu peningkatan layanan haji bagi nasabah melalui optimalisasi layanan digital. Saat ini nasabah dapat lebih mudah mencari informasi produk hingga membuka rekening tabungan haji melalui aplikasi mobile banking M-Syariah.

Sebagai informasi, hingga September 2023, jumlah volume tabungan Bank Mega Syariah mencapai Rp 1,83 triliun atau meningkat 19,91 persen dibandingkan September 2022 yang sebesar Rp 1,53 triliun. Angka pertumbuhan ini jauh lebih tinggi dari industri bank umum syariah yang tumbuh 5 persen di periode yang sama.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement