Selasa 19 Sep 2023 23:55 WIB

Kepada Wapres, Pengusaha China Sampaikan Minat Investasi Gelatin Halal di RI

Di Indonesia belum ada pabrik produksi gelatin dan kondrotin sulftat.

Wakil Presiden KH Maruf Amin dalam keterangan persnya di sela kunjungan kerjanya ke China, Selasa (19/9/2023).
Foto: Dok BPMI/Setwapres
Wakil Presiden KH Maruf Amin dalam keterangan persnya di sela kunjungan kerjanya ke China, Selasa (19/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Shanghai Al-Amin Biotech Co. Ltd. mengatakan melihat pasar produk halal di Indonesia punya potensi sangat besar. Perusahaan ini pun berminat untuk berinvestasi produksi gelatin halal di Indonesia.

Hal itu disampaikan Pendiri dan Presiden Direktur Shanghai Al-Amin Biotech Co. Ltd Dawood Su saat bertemu Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin di Shanghai, China, kemarin.

Baca Juga

"Selama perkembangan kami dalam waktu 20 tahun ini kami berhasil membangun line produksi gelatin halal sebanyak 4.500 ton dan juga line produk kondrotin sulfat sebanyak 200 ton, dan juga line produksi protein gelatin 500 ton dan lembaran gelatin sebesar 500 ton, jadi harapan kami itu akan supaya lebih meningkatkan kapasitas produksi dan untuk meningkatkan kapasitas produksi kami yang merupakan misi kami yang mendesak," kata Dawood Su yang juga merupakan Direktur Kantor Perwakilan LPPOM MUI di Shanghai.

Kondroitin adalah zat yang sudah ada di tubuh manusia dan diyakini dapat membantu menarik air dan nutrisi ke dalam tulang rawan manusia tetap kenyal dan sehat. Kondrotin juga bisa ditemukan pada tulang rawan sapi.

"Di Indonesia belum ada pabrik produksi gelatin dan juga belum ada pabrik kondrotin sulftat dan kami ingin investasi di bidang ini, di Indonesia. Saya yakin banyak juga perusahaan China ingin berinvestasi ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik Indonesia," tambah Dawood.

Pada 2021, Dawood menyebut sudah ada persetujuan investasi gelatin. "Kami harap tahun ini kami sudah bisa membangun dan produksi 500 ton kondrotin sulfat untuk mendorong perusahaan China bisa sukses investasi di Indonesia, kami sudah membangun satu federasi industri biologi China dan ASEAN," ungkap Dawood.

Dengan bercanda, Wapres menyebut bahwa Al-Amin Consulting tidak ada hubungan keluarga dengan dirinya. "Tidak ada hubungan usaha dengan saya, tapi ada hubungan saya yaitu hubungan dalam rangka pengembangan produk-produk halal karena waktu itu saya jadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan sebelumnya saya menjadi Ketua Komisi Fatwa MUI," ungkap Wapres sambil tertawa.

Dalam pertemuan dengan Wapres Ma'ruf, hadir perwakilan perusahaan China, seperti dari Shanghai Al-Amin Biotech Co. Ltd. Ye Fuhai; China-ASEAN Bio-Industry Alliance Xu Ming, Zhang Jiancheng, Zhang Huang, dan Zhang Lijun; Hualing Yak Dairy Group Min Wenxiang; Angel Yeast Co. Ltd. Sun Yuxiang, Ren Tao, dan Xu Hanqing; A&H International Cosmetics Co. Ltd. Zhang Jing dan Zhang Jinnu; Henan Gerun Food Co. Ltd. Wang Xiaomei; serta Shanghai Milkground Food Technology Co. Ltd. Ren Song.

Sementara Wapres didampingi oleh Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun; Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika; Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto; Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati; Staf Khusus Wapres Mohamad Nasir, Masduki Baidlowi, dan Satya Arinanto dan pejabat terkait lainnya.

 

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement