Sabtu 12 Aug 2023 19:54 WIB

Dukung UMKM Pangan, Alami Sharia Buka Akses Permodalan

Alami dipercaya terlibat menjadi sumber pembiayaan bagi ekosistem UKM pangan.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Ahmad Fikri Noor
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (tiga dari kiri) saat penyerahan pembiayaan modal kerja dari ALAMI Sharia yang diwakili oleh Direktur Utama ALAMI Sharia, Harza Sandityo (lima dari kiri) kepada Pemilik Beliayam.com, Chandra P Rakhman (empat dari kiri) di Solo Technopark, Jumat (11/8/2023).
Foto: Alami Sharia
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (tiga dari kiri) saat penyerahan pembiayaan modal kerja dari ALAMI Sharia yang diwakili oleh Direktur Utama ALAMI Sharia, Harza Sandityo (lima dari kiri) kepada Pemilik Beliayam.com, Chandra P Rakhman (empat dari kiri) di Solo Technopark, Jumat (11/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alami Fintek Sharia (Alami Sharia) dipercaya terlibat menjadi sumber pembiayaan bagi ekosistem UKM pangan dalam peringatan Hari Nasional UMKM yang jatuh pada Sabtu (12/8/2023). Rangkaian Hari Nasional UMKM itu digelar dalam Road to Indonesia Startup Ecosystem Summit 2023 bertempat di Solo Technopark yang dibuka sekaligus oleh empat menteri dan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming.

Tema yang dipilih untuk tahun ini adalah inovasi dan kolaborasi untuk memastikan UMKM menjadi tuan di rumah sendiri di tengah gempuran persaingan global. Direktur Utama Alami Sharia, Harza Sanditya berharap, pembiayaan yang disalurkan oleh Alami dapat mengakselerasi skala wirausahawan dan startup

Baca Juga

"Harapan kami memberikan dampak langsung bagi kemajuan berbagai startup dan UKM menjadi sebuah kehormatan bagi nilai dan visi yang kami junjung," ujar Harza dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/8/2023). 

Harza mengatakan, dengan kepercayaan pemerintah dan berbagai ekosistem bisnis pada Alami Sharia, tentunya menjadi motivasi lebih untuk melanjutkan kerja-kerja yang telah dimulai beberapa tahun yang lalu. 

"Kami ingin kewirausahaan di Indonesia tidak berhenti pada ide-ide saja karena harus terbentur sulitnya akses permodalan. Saat ini, sumber pembiayaan melalui fintech pun telah terbukti mampu menjadi jalan keluar,” tutur Harza.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Alami Sharia terus melakukan terobosan. Salah satunya, melalui mitra ekosistem Beliayam.com, sebuah marketplace yang menghubungkan masyarakat Indonesia dengan peternak Indonesia untuk kebutuhan jual-beli ayam berkualitas.

"Kami akan melakukan terobosan agar lebih banyak lagi bagi penerima manfaat dari bisnis kami. Terlebih kami juga melihat industri peternakan mengalami pertumbuhan sebesar 0,34 persen (yoy) dengan kontribusi sebesar 1,58 persen terhadap PDB Indonesia," tuturnya.

Dengan tingginya potensi ekonomi dari bidang peternakan tersebut perlu didorong untuk memberi manfaat lebih luas lagi bagi masyarakat. Salah satunya melalui korporasi peternakan terintegrasi model klaster ini. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan sebagai sumber protein alternatif bagi masyarakat, pengembangan peternakan bertujuan untuk menggerakkan ekonomi perdesaan dan korporasi peternakan rakyat.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, penting bagi pemangku kepentingan baik itu pelaku industri, pemerintah maupun regulator untuk fokus membenahi juga mengintegrasikan sistem pembiayaan, inkubator, dan kebijakan yang langsung berdampak. 

"Sehingga indeks kewirausahaan kita meningkat sesuai target Presiden (Joko Widodo) yaitu 4 persen dari posisi saat ini yaitu 3,47 persen," ujar Teten.  

Dalam kegiatan Road to Indonesia Startup Ecosystem Summit 2023 ini, Alami dipercaya penyelenggara untuk berbagi wawasan melalui kelas kewirausahaan yang diisi oleh Direktur Program ARQAM sayap akselerator dari Alami, Mochamad Nizar dan Kepala Bisnis Pembiayaan Ekosistem Alami, Dini Aulia. Puluhan pelaku startup hadir bertukar pengalaman dan mendapatkan pengetahuan baru dari para narasumber untuk memastikan inovasi yang telah mereka mulai dapat berkembang jauh. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement