Kamis 06 Apr 2023 22:15 WIB

Pentingnya Literasi Halal untuk Muslimah Indonesia

Literasi terkait gaya hidup halal sangat diperlukan bagi para muslimah Indonesia.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Ahmad Fikri Noor
Petugas melayani pelaku usaha yang mengajukan permohonan sertifikasi halal di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Sabtu (18/3/2023). Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Surveyor Indonesia, Rosmandiar Zulkifli mengatakan, literasi terkait gaya hidup halal sangat diperlukan bagi para muslimah Indonesia.
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Petugas melayani pelaku usaha yang mengajukan permohonan sertifikasi halal di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Sabtu (18/3/2023). Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Surveyor Indonesia, Rosmandiar Zulkifli mengatakan, literasi terkait gaya hidup halal sangat diperlukan bagi para muslimah Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Surveyor Indonesia, Rosmandiar Zulkifli mengatakan, literasi terkait gaya hidup halal sangat diperlukan bagi para muslimah Indonesia. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan menggerakkan, memperkuat, dan mengeksplorasi pemahaman kesadaran tentang gaya hidup halal untuk memperkuat narasi dan literasi kepada para muslimah di Indonesia.

"Kami, Surveyor Indonesia, terus berusaha agar masyarakat khususnya juga para muslimah bisa lebih mudah memahami apa yang sepenuhnya dimaksud dengan halal bagaimana menuju halal agar tidak lagi bersifat mandatori dari sebuah kebutuhan menjadi sebuah tuntutan dan tidak hanya kebutuhan secara nasional tetapi juga secara global," ujarnya dalam Talkshow Halal Lifestyle, Kamis (6/4/2023).

Baca Juga

Menurutnya, kehalalan saat ini bukan hanya berbicara tentang makanan saja. Kebutuhan muslimah di kosmetik pun harus dipastikan sudah halal.

Dengan merambah ke gaya hidup, membuka peluang besar serta potensi pasar halal di pasar di dunia. Hal itu terbukti dengan meningkatnya industri halal dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai lembaga pemeriksa halal, Surveyor Indonesia sudah melakukan pemeriksaan halal terhadap 1.822 pelaku usaha yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia pun berjanji Surveyor Indonesia akan terus berupaya melaksanakan pemeriksaan dan audit kehalalan produk dan jasa secara cermat, cepat, dan profesional dalam pemeriksaan halal untuk kepentingah muslimah Indonesia.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia (Persami) Siti Nur Azizah Ma’ruf mengatakan, peran dari organisasinya sangatlah penting untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas diri para muslimah Indonesia. "Ketika memahami apa itu halal lifestyle, tentu dia akan mampu mengembangkan potensi dirinya dan membawa lebih banyak kemaslahatan di masyarakat," ujarnya.

Ia menyampaikan, Persami juga bertekad mengembangkan literasi halal bagi masyarakat. Halal bukan sekedar memenuhi syariah tapi juga kualitas terbaik.

"Persami juga akan menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang andal untuk menyambut Indonesia sebagai pusat halal dunia," tegasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement