Kamis 15 Feb 2024 14:28 WIB

Medikids Jadi Contoh Pengembangan Wakaf Produktif di Bidang Kesehatan

Konsep klinik Medikids Wakaf ini juga inovasi wakaf.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Lida Puspaningtyas
Grand opening klinik Medikids Kalimalang, Kamis (15/2/2024).
Foto: Fauziah Mursid
Grand opening klinik Medikids Kalimalang, Kamis (15/2/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengembangan wakaf produktif semakin diperluas di berbagai bidang. Terbaru, Yayasan Wakaf Produktif Pengelola Aset Islami Indonesia bersama Mulia Health and Dental Care (MHDC) Group resmi membuka Klinik Medikids Wakaf Kalimalang pada Kamis (15/2/2024) yang merupakan wakaf produktif di sektor kesehatan.

Grand opening klinik Medikids Kalimalang ini merupakan klinik kelima Medikids berbasis wakaf produktif dari enam yang sudah beroperasi tersebar di Jakarta, Depok, Sawangan, Tangerang, Bogor, dan Cilegon.

Baca Juga

Grand opening diresmikan langsung oleh putri dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia (Persami) Siti Nur Azizah bersama dengan Ketua Umum Yayasan Wakaf Produktif PAAI sekaligus CEO MHDC Group Afdhal Aliassar dan perwakilan dari Bank Syariah Indonesia.

Siti Nur Azizah dalam sambutannya mengapresiasi pengembangan wakaf produktif salah satunya yang digagas MHDC Group bersama Yayasan Wakaf Produktif PAAI melalui Klinik Medikids Wakaf. Menurutnya, keberadaan Klinik Medikids Wakaf ini tidak hanya bernilai ekonomi keumatan tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Saya kira luar biasa ya dan terobosan wakaf. Wakaf ini sudah mulai berkembang, tidak hanya dalam bentuk tanah tetapi wakaf produktif yang pengelolaanya akan lebih punya nilai manfaat yang besar," ujar Siti Nur Azizah.

Menurutnya, konsep klinik Medikids Wakaf ini juga inovasi wakaf dengan menyandingkan konsep ekonomi syariah dalam hal ini dana sosial dan juga bisnis.

"Dan ini dikekola serta dikelola secara profesional ya saya liat dan secara korporat tetapi punya nilai sosial entrepreneur sehingga ini memberikan banyak manfaat jauh lebih besar, tidak hanya nilai spritualnya tetapi kemaslahatan untuk umatnya jauh bisa dirasakan," ujarnya.

Terlebih lanjut dia, Klinik Medikids Wakaf ini sudah berkembang pesat di beberapa lokasi di Jabodetabek.

Ketua Umum Yayasan Wakaf Produktif PAAI sekaligus CEO MHDC Group Afdhal Aliassar mengatakan, sejak didirikan pada tahun 2018, hingga saat ini Klinik Medikids Wakaf telah terdapat 6 titik cabang pada area Jakarta, Depok, Sawangan, Tangerang, Bogor, dan Cilegon.

Ke depan, MHDC dan Yayasan Wakaf Produktif PAAI juga akan membuka Klinik Medikids Wakaf ke-7 di Sumatera Barat.

"Insyallah akhir Februari atau awal Maret kita resmikan Klinik Medikids ketujuh di Padang Sumbar," ujarnya.

Ia menjelaskan konsep Klinik Medikids Wakaf ini sesuai konsep ekonomi syariah yakni wakaf yang dikumpulkan dalam bentuk uang kemudian dibentuk suatu modal entitas klinik. Uang dari pemberi wakaf kemudian dikelola Nadzir dalam hal ini Yayasan Wakaf Produktif PAAI untuk mengelola klinik secara profesional

"Kemudian bertumbuh dan mendapatkan netf profit itu yang kita pakai sebagai manfaat wakaf. Jadi manfaat wakaf bukan dari uang wakif langsung dikasih, itu namanya sedekah biasa. Tetapi disini wakaf produktif dari uang wakif dikelola dalam bentuk klinik kesehatan gigi dan tumbuh kembang anak," ujarnya.

Sepanjang perjalanannya, kata Afdhal pengelolaan bisnis dan aset wakaf produktif Klinik Medikids Wakaf terus berkembang dan memberikan profit yang dimanfaatkan untuk program sosial, beasiswa mahasiswa, dan edukasi kesehatan. Menurutnya, lebih dari Rp 1 Miliar keuntungan bersih dari Klinik Medikids Wakaf ini setiap tahunnya disalurkan dalam bentuk manfaat wakaf dan dikembangkan menjadi aset wakaf lainnya.

"Selama ini kami sudah menyalurkan banyak beasiswa kepada tenaga kesehatan, dokter maupun perawat yang secara akademis bagus tetapi tidak mampu secara biaya. Ini kita bantu supaya mereka bisa lulus jadi perawat, dokter, dokter gigi dan tenaga lainnya dan bsia bekerja. Insyallah mereka akan tumbuh menjadi insan yang sangat baik dan suatu saat akan menjadi wakif juga, kita berharapnya begitu," ujar Afdhal.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement