Sabtu 13 Jan 2024 23:59 WIB

Disbudparekraf Sumut: Penerbangan Doha-Deli Serdang Positif

Penerbangan ini bisa menarik wisatawan dari Timur Tengah.

Pemandangan Danau Toba dari kawasan The Kaldera Toba Nomadic Escape, Pardamean Sibisa, Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Senin (22/2/2021).
Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Pemandangan Danau Toba dari kawasan The Kaldera Toba Nomadic Escape, Pardamean Sibisa, Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Senin (22/2/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, penerbangan langsung nonsetop dari Doha, Qatar ke Deli Serdang, Sumut positif untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke wilayahnya.

"Ini bisa menarik wisatawan dari Timur Tengah. Selain itu, penerbangan tersebut juga bisa menjadi peluang memperlebar pasar wisata dari Eropa," ujar Kepala Disbudparekraf Sumut Zumri Sulthony, di Medan, Sabtu (13/1/2024).

Baca Juga

Dengan adanya penerbangan langsung ke Doha, dia melanjutkan, juga dapat membuka jalur baru untuk masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ibadah ke Arab Saudi.

"Mungkin dengan penerbangan itu ongkos untuk kegiatan seperti umrah bisa lebih murah," kata Zumri.

Penerbangan langsung dari Bandar Udara Internasional Hamad, Doha ke Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut dilakukan oleh maskapai milik Pemerintah Qatar, Qatar Airways.

Jalur penerbangan dengan durasi tempuh sekitar enam jam 50 menit tersebut akan diterbangi perdana pada 15 Januari 2024. Qatar Airways menyatakan bahwa mereka siap melayani rute itu tiga kali seminggu.

Sebagai persiapan, pihak Qatar Airways sudah mengabarkan informasi tersebut di laman resminya. Bukan hanya itu, mereka juga memberikan artikel khusus tentang potensi pariwisata Sumut.

Momen penerbangan pertama tersebut pun nantinya dimanfaatkan Disbudparekraf Sumut dengan mengundang beberapa pewarta dari Qatar untuk mengunjungi destinasi wisata unggulan provinsi tersebut yakni kawasan Danau Toba.

Hal tersebut dilakukan supaya jurnalis tersebut dapat memberitakan potensi wisata Sumut ke negaranya. "Ada sekitar 20 orang yang kami fasilitasi, agar semakin banyak turis yang tertarik datang ke Sumut," ujar Zumri pula.

Sebelumnya, Sumut juga sudah memiliki penerbangan langsung ke luar negeri yakni ke Chennai, India dengan maskapai Batik Air. Jalur tersebut dibuka pada Agustus 2023.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement