Jumat 01 Dec 2023 16:07 WIB

BSI Peringati Hari Disabilitas Internasional 2023 Bersama 1.000 Pelatih Alquran Braille

Acara ini sejalan dengan semangat inklusivitas yang prinsip dasar BSI.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Fuji Pratiwi
Peserta disabilitas mengunakan kursi roda melintas akan menaiki mobil khusus saat mengikuti BSI Mudik Bareng BUMN di Jakarta, Selasa  (18/4/2023).
Foto: Tahta Aidilla/Republika?
Peserta disabilitas mengunakan kursi roda melintas akan menaiki mobil khusus saat mengikuti BSI Mudik Bareng BUMN di Jakarta, Selasa (18/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia, Tbk (BSI) bersama 1.000 pelatih Al-Qur'an Braille menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2023 melalui rangkaian "Dzikir Akbar 1.000 Tunanetra" dengan tema "Disabilitas untuk Indonesia Sejahtera".

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen BSI terhadap inklusivitas dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Selain meningkatkan kesadaran akan tantangan yang dihadapi oleh tunanetra, acara ini juga bertujuan untuk meneguhkan pentingnya inklusivitas serta memberikan peluang yang setara bagi individu dengan disabilitas di Indonesia.

Baca Juga

"BSI mendukung penuh acara dzikir besar ini, yang bertujuan mendorong masyarakat menuju lingkungan yang tidak hanya mengakui keberadaan individu dengan disabilitas tetapi juga memberikan dukungan dan sarana yang dibutuhkan untuk perkembangan mereka," ujar Bob dalam keterangan, Jumat (1/12/2023).

Acara yang berlangsung di Masjid Agung At Tin, Jakarta, ini menghadirkan kegiatan tausiah, dzikir bersama, dan doa untuk keselamatan rakyat Palestina, sekaligus menandai deklarasi 1.000 pelatih Alquran Braille. Deklarasi ini diawali dengan pembacaan Alquran Braille oleh 1.000 orang tunanetra, menciptakan tonggak penting dalam meningkatkan aksesibilitas ajaran agama bagi individu tunanetra. 

 

Inisiatif ini sejalan dengan tujuan lebih besar untuk menciptakan lingkungan inklusif di mana setiap orang, tanpa memandang kemampuan fisik, dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan dan kebersamaan. "Nilai-nilai yang terkandung dalam acara ini sejalan sepenuhnya dengan semangat inklusivitas yang menjadi landasan prinsip di BSI, sehingga kami dengan tulus mendukung setiap inisiatif yang memperkuat keberagaman, pemberdayaan, dan kesetaraan bagi semua lapisan masyarakat," tambah Bob.

Sebagai negara yang memperingati Hari Disabilitas Internasional, Dzikir Akbar 1.000 Tunanetra menjadi simbol harapan, merepresentasikan persatuan, kepedulian, dan kemajuan menuju Indonesia yang lebih inklusif dan sejahtera bagi semua.

"Partisipasi kami dalam merayakan keberagaman dan memajukan inklusivitas menjadi contoh nyata dukungan BSI terhadap hak dan potensi setiap individu, membangun fondasi menuju masyarakat yang berkeadilan dan ramah disabilitas," kata Bob.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement