Jumat 08 Sep 2023 12:00 WIB

BSI Perkuat Bisnis Ekosistem Haji dan Umroh

Dari 486 penyelenggara haji di Indonesia sebanyak 473-nya merupakan nasabah BSI.

Dari ki-ka: VP Umrah, Hajj & Charter Garuda Indonesia Ubay Ihsandi, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Saiful Rahmat Dasuki,  Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistiyowati, dan Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurahman saat opening ceremony BSI Umrah Travel Fair di Main Atrium Kota Kasablanka, Jakarta (7/9/2023).
Foto: BSI
Dari ki-ka: VP Umrah, Hajj & Charter Garuda Indonesia Ubay Ihsandi, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Saiful Rahmat Dasuki, Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistiyowati, dan Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurahman saat opening ceremony BSI Umrah Travel Fair di Main Atrium Kota Kasablanka, Jakarta (7/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus berupaya mendorong pertumbuhan dan pengembangan bisnis ekosistem haji dan umroh, yang potensinya sangat besar sebagai salah satu bagian dari penguatan Islamic ecosystem. Salah satunya adalah melalui pelaksanaan BSI Umrah Travel Fair yang diselenggarakan di Main Atrium Kota Kasablanka, pada 7-10 September 2023. 

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, acara BSI Umrah Travel Fair bukti nyata keseriusan perseroan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah, dalam upaya berkesinambungan mendorong penguatan bisnis ekosistem haji dan umroh. 

Baca Juga

“BSI sebagai bank syariah terbesar memiliki fokus pada pengembangan Islamic ecosystem. Salah satunya adalah ekosistem haji, umroh, dan wisata halal. Untuk itu, perlu adanya wadah untuk masyarakat dan nasabah BSI agar mendapatkan layanan haji dan umrah terbesar dan terlengkap, salah satunya lewat BSI Umrah Travel Fair,” kata Hery dalam sambutannya di acara tersebut.

Upaya BSI tersebut beralasan kuat, mengingat potensi sektor tersebut yang sangat besar. Dalam pelayanan haji pada 2023 saja, BSI melayani lebih dari 171 ribu keberangkatan haji reguler. Jumlah tersebut lebih dari 81 persen jamaah haji Indonesia. Sedangkan untuk layanan umroh, lebih dari 892 ribu jamaah dari berbagai perusahaan travel menggunakan jasa layanan keuangan BSI pada 2022. Jumlah tersebut sekitar 89 persen dari total jamaah umroh nasional pada tahun tersebut. 

Adapun jamaah umroh, menggunakan giro SISKOPATUH (System Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus) melalui BSI. BSI pun mencatat saat ini terdapat lebih dari 3,4 juta nasabah jamaah haji reguler dan lebih dari 56 ribu jamaah haji khusus yang masih menunggu antrean keberangkatan haji (waiting list), menggunakan layanan jasa keuangan BSI.

photo
Direktur Utama BSI Hery Gunardi (tengah) bersama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Saiful Rahmat Dasuki (kiri) saat mengunjung salah satu merchant peserta BSI Umrah Travel Fair di Main Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Kamis (7/9/2023). - (BSI)

 

Di sisi lain, berdasarkan data dari Kementerian Agama, total Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di seluruh Indonesia mencapai 486 penyelenggara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 473 penyelenggara sudah menjadi nasabah BSI atau sekitar 97,33 persen. Sedangkan, jumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) mencapai 2.026 penyelenggara. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.794 PPIU sudah menjadi nasabah BSI atau sekitar 88,55 persen.

Data tersebut menunjukkan kolaborasi yang kuat antara BSI dengan penyelenggara ibadah haji dan umrah. Kerja sama diwujudkan pula dalam BSI Umrah Travel Fair ini. Dalam event tersebut, BSI menggandeng 14 travel haji dan umrah rekanan. Sejumlah travel haji dan umrah tersebut yakni Aerohajj, Alisan, Arminareka, Dream Tour, ESQ Travel, Jejak Imani, dan Kanomas. Selain itu, Maghfirah, Maktour, Nur Ramadhan Wisata, NRA Group, Patuna, Sahid Tour dan Tazkia yang mewakili juga 5 Asosiasi Travel AMPHURI, HIMPUH, SAPUHI, GAPHURA dan KESTURI.

 

 

BSI perkuat kerja sama... (halaman selanjutnya)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement