Ahad 31 Mar 2024 21:50 WIB

Menparekraf: Hospitality Jadi Keunggulan Pariwisata Indonesia

Kepuasan dan pelayanan yang diterima pelancong ke Indonesia akan jadi kesan baik.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Kota Batam.
Foto: Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Kota Batam.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan keramahtamahan (hospitality) atau memberikan layanan yang memuaskan ke wisatawan menjadi keunggulan dalam pariwisata Indonesia.

Sandiaga mengatakan capaian kunjungan wisatawan mancanegara pada 2023 mencapai 11,7 juta. Hal tersebut didorong kepuasan dan pelayanan yang diterima oleh para pelancong saat berkunjung di Indonesia.

Baca Juga

"Begitu disurvei mengapa mereka balik lagi ke Indonesia sampai 2 kali atau 3 kali karena faktor pelayanan dan kepuasan kepada kita," ujar Sandiaga di Batam, Sabtu (30/3/2024).

Menurut dia, dengan menghadirkan pelayanan dan memberi kepuasan pada wisman juga menjadi upaya dalam memberikan kesan terbaik. "Hospitality adalah kekuatan pariwisata Indonesia. Kita menjamu dengan akrab, senyum, menciptakan suasana yang cair. Inilah keunggulan kita," kata dia.

 

Untuk di Provinsi Kepri, Sandiaga mengatakan kesiapan sektor pariwisata di wilayah setempat semakin baik, terutama dalam meningkatkan konektifitas yang juga semakin terbuka.

"Salah satunya Kota Batam dikenal dengan kawasan bisnis, MICE (pertemuan, insentif, konvensi, pameran) dan pusat belanja di Kepri," ujar Sandiaga.

Adapun Sapta Pesona untuk meningkatkan kualitas pariwisata, di antaranya aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.

Sandiaga menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepri pada 2024 sama seperti saat sebelum masa pandemi, yaitu sebanyak 3 juta kunjungan.

Ia mengatakan, industri kuliner merupakan satu sektor andalan dalam menggaet wisatawan mancanegara datang ke Kepri, guna mencapai target kunjungan wisman. Hal ini terbukti dari pertumbuhan sektor industri kuliner yang mengalami pertumbuhan relatif tinggi seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan turis.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement