Senin 04 Dec 2023 18:14 WIB

Pergerakan Wisnus Baru Capai 688 Juta, Sandiaga Harap Bisa Tembus 1,2 Miliar Tahun Ini

Pergerakan wisnus dipengaruhi oleh event.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Lida Puspaningtyas
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno
Foto: Republika/Havid Al Vizki
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pergerakan wisatawan nusantara atau wisnus baru mencapai 688,78 juta hingga Oktober 2023. Realisasi tersebut mengalami kenaikan 11,9 persen dari bulan sebelumnya namun tercatat masih jauh dari target pemerintah sebanyak 1,2 miliar-1,4 miliar pergerakan pada tahun ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menuturkan masih ada harapan pergerakan wisnus dapat mencapai rentang target tahun ini.

Baca Juga

“Kalau saya baca dari penjelasan di sini, masih berharap dua bulan ini (November-Desember) bisa tercapai,” kata Sandiaga dalam Weekly Brief with Sandi Uno yang ditayangkan secara virtual, Senin (4/11/2023).

Namun, Sandiaga menyampaikan, berdasarkan penjelasan dari para pakar, sebetulnya pergerakan wisnus saat ini sudah tembus di atas satu miliar pergerakan pada Oktober 2023. Namun, tercatat lebih rendah karena adanya penyesuaian perhitungan yang belum dilakukan oleh Badan Pusat Statistik.

 

“Jadi, dengan BPS kita satu sampai dua bulan ke depan akan menyesuaian untuk penghitungan ke destinasi wilayah provinsi maupun kabupaten bisa terjadi,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Sandiaga menambahkan, pergerakan wisnus sangat tergantung kepada agenda pariwisata yang digelar di tiap daerah. Ia mencontohkan, pada Oktober 2023 pergerakan wisatatan dalam negeri ke Nusa Tenggara Barat mengalami kenaikan hingga 301 persen dibandingkan Oktober 2022 lalu.

Peningkatan signifikan itu, terutama disumbang oleh gelaran MotoGP Mandalika yang digelar dan menarik banyak wisatawan dari luar NTB untuk datang.

“Jadi, event itu sangat berpengaruh ke pergerakan wisnus,” ujarnya.

Meski NTB mengalami kenaikan pergerakan terbesar, namun Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) mayoritas pergerakan wisnus periode Januari-Oktober 2023 masih didominasi Jawa dengan kontribusi 74,11 persen.

Pergerakan terbesar terdapat di Jawa Timur sebesar 25,28 persen di mana kota penyumbang terbesar yakni Surabaya sebanyak 15,28 juta dan Kabupaten Malang 9,08 juta.

Adapun terbanyak kedua yakni Jawa Barat sebesar 18,36 persen. Pergerakan wisnus berpusat di Kabupaten Bogor yakni 17,33 juta dan Kota Bandung sebanyak 16,75 juta.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement