Kamis 23 Nov 2023 18:11 WIB

Pameran Budaya Kopi Indonesia di Qatar Pererat Hubungan Kedua Negara

Pameran itu menggali budaya kopi tradisional dan kontemporer di Qatar dan RI.

Petani memanen kopi Robusta petik merah di Desa Kali Banger, Gemawang, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (20/7/2023).
Foto: Antara/Anis Efizudin
Petani memanen kopi Robusta petik merah di Desa Kali Banger, Gemawang, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (20/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Museum Nasional Qatar menggelar pameran budaya yang mengeksplorasi sejarah kopi sebagai bagian dari Tahun Budaya Qatar-Indonesia 2023 untuk memperkuat hubungan budaya kedua negara.

"Kegiatan pameran merupakan bukti kekuatan narasi bersama dalam menumbuhkan pemahaman dan kolaborasi. Ini tonggak sejarah bagi Qatar-Indonesia," kata Direktur Museum Nasional Qatar Sheikh Abdulaziz Al Thani melalui rilis pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha, yang diterima di Jakarta, Kamis (23/11/2023).

Baca Juga

Pameran yang dibuka hingga 17 Februari 2024 itu diselenggarakan bekerja sama dengan Museum Nasional Indonesia untuk memperingati Tahun Kebudayaan Qatar-Indonesia 2023.

Pameran itu menampilkan seluk-beluk kopi, mulai dari sejarah penanaman kopi, perdagangan, dan budaya minum kopi di seluruh dunia, dengan fokus khusus pada budaya kopi tradisional dan kontemporer di Qatar dan Indonesia. Pameran tersebut juga mengeksplorasi berbagai topik, mulai dari perkebunan yang berkelanjutan hingga pembangunan sosial dan budaya.

Duta Besar Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan mengatakan ada banyak hal yang mengikat hubungan Qatar dan Indonesia menjadi lebih kuat melalui eksplorasi lebih dalam terhadap budaya masing-masing. "Saya sangat senang menyaksikan pengalaman budaya luar biasa yang dibangun oleh tim berbakat di Museum Nasional Qatar dan Museum Nasional Indonesia," katanya.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement