Senin 16 Oct 2023 17:29 WIB

Ini Perbedaan Selera Fesyen Milenial dan Gen Z

Milenial suka sportswear sementara Gen Z suka gaya retro dan slow fashion.

Pekerja dari Plasticpay bersiap menata produk kerajinan daur ulang di Mal BTM, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/6/2022) (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Pekerja dari Plasticpay bersiap menata produk kerajinan daur ulang di Mal BTM, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/6/2022) (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dari segi generasi, lebih banyak Milenial yang membeli pakaian olahraga (sportswear) dibandingkan Gen Z dengan persentase masing-masing 43 persen dan 36 persen, demikian menurut temuan survei yang dilakukan Jakpat tahun ini.

Untuk sampai pada temuan ini, peneliti seperti disiarkan keterangan tertulis, Senin (16/10/2023), melibatkan sebanyak 702 responden untuk menunjukkan apa saja tipe pakaian yang dibeli hingga pertengahan 2023 serta pertimbangan dalam membeli pakaian. Hasil survei juga menyatakan sebanyak 88 persen responden yang terdiri dari Gen Y (Milenial) dan Gen Z ini telah membeli produk fesyen dan 79 persen berniat membelinya di tahun ini.

Baca Juga

Kemudian, sembilan dari 10 orang pembeli barang mode mengaku memiliki pakaian kasual (seperti kaos, kemeja, rok, dan celana) sebagai item baru mereka.

Produk lain yang dibeli Milenial dan Gen Z adalah footwear (alas kaki) dan aksesoris fesyen dengan persentase masing-masing 75 persen dan 57 persen.

 

"Berbicara tentang rencana pembelian produk fesyen, terlihat bahwa lebih banyak Gen Z yang berminat terhadap produk fesyen retro/vintage/preloved goods dibandingkan Gen Y," kata Kepala Peneliti Jakpat Aska Primardi.

Menurut dia, hal itu selaras dengan tingginya kesadaran isu lingkungan pada Gen Z sehingga mereka mulai mempertimbangkan budaya slow fashion (fesyen lambat) dengan harapan dapat mengurangi limbah industri fesyen.

Survei juga menyatakan, dari mereka yang telah membeli produk fesyen, terlihat bahwa pria cenderung membeli pakaian formal dengan persentase 59 persen. Sementara, lebih banyak wanita yang membeli barang bawaan seperti tas atau koper (46 persen) dibandingkan pakaian formal (33 persen). Di sisi lain, pakaian formal lebih menarik minat Gen Z (55 persen) dibandingkan Milenial (49 persen).

Aska menuturkan mayoritas Gen Z membeli produk fesyen dengan pertimbangan agar penampilan mereka selalu selaras dengan tren terkini. Di sisi lain, sambung dia, mayoritas Gen Y membeli pakaian dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pakaian bagi dirinya dan keluarga, salah satunya kebutuhan berolahraga sehingga pengaruh tren tidak terlalu besar.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement