Selasa 13 Jun 2023 19:47 WIB

BSI: Pembiayaan Rumah Dengan Prinsip Syariah Miliki Banyak Manfaat dan Kemudahan

Per April 2023, kinerja KPR BSI tumbuh sebesar 14,2 persen.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Lida Puspaningtyas
BSI Griya.
Foto: Dok BSI
BSI Griya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Regional CEO IV Jakarta 1 BSI, Deden Durachman mengatakan kerja sama ini sebagai upaya BSI untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah lewat prinsip syariah. Menurut Deden, pembiayaan rumah menggunakan prinsip syariah memiliki banyak manfaat dan kemudahan. Terlebih di tengah tren naiknya suku bunga acuan, pembiayaan menggunakan akad syariah akan lebih menguntungkan.

“Pembiayaan syariah dapat menjadi opsi menarik bagi nasabah yang ingin memiliki rumah tanpa perlu khawatir akan melonjaknya angsuran bulanan. Karena dalam akad syariah, angsuran tidak tergantung suku bunga melainkan akad di awal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir sebab pembayaran di BSI flat hingga akhir,” kata Deden di sela-sela agenda penandatanganan kerja sama BSI dan Developer Harvest City di Jakarta, Senin (12/6/2023).

Baca Juga

Deden menegaskan BSI terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai developer baik di tingkat lokal maupun nasional. Harapannya, dapat membentuk harga properti yang kompetitif dan mewujudkan impian masyarakat memiliki rumah impian. Hal ini juga sebagai bentuk upaya BSI dalam mendukung langkah pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan nasional.

BSI bekerja sama dengan developer PT Dwigunatama Rintisprima untuk memfasilitasi nasabah dengan pembiayaan syariah guna membeli rumah di Proyek Perumahan Harvest City Cileungsi, Bogor. Sebagai tahap awal, BSI menyediakan program pembiayaan griya syariah untuk pembelian rumah di tiga cluster baru perumahan Harvest City Cileungsi, yaitu cluster Sakura Indicha, Ridge Crystae, dan Sweet Hortensia.

Direktur Utama PT Dwigunatama Rintisprima Sentot Sudaryono, bersyukur dapat bekerja sama dengan BSI untuk menyediakan pembiayaan pemilikan rumah berbasis syariah di cluster yang kami kembangkan.

"Ini tentunya memberikan opsi menarik bagi masyarakat untuk memiliki rumah yang diimpikan,” ujar Sentot.

Kinerja penyaluran pembiayaan perumahan dari BSI atau BSI Griya termasuk salah satu yang terbesar di Indonesia. Per April 2023, kinerja KPR BSI tumbuh sebesar 14,2 persen dengan outstanding Rp 48,6 triliun.

Kinerja tersebut juga menjadikan KPR BSI menduduki posisi ke 5 nasional. Salah satu strategi BSI adalah menyalurkan pembiayaan BSI Griya melalui kerjasama developer, dimana saat ini portofolio dari kerjasama developer mencapai 42 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement