Ahad 28 May 2023 07:25 WIB

Alhamdulillah, Pemprov Sumbar Raih Sembilan Anugerah Adinata Syariah 2023

Banyak provinsi lain menjadikan Sumbar sebagai rujukan pengembangan ekonomi syariah.

Suasana Masjid Raya Sumatra Barat di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (24/11/2021). Pemerintah Provinsi Sumatra Barat meraih sembilan penghargaan dari 10 kategori yang diperlombakan dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2023. Pemprov Sumbar dinilai berhasil memajukan ekonomi syariah di daerahnya.
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Suasana Masjid Raya Sumatra Barat di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (24/11/2021). Pemerintah Provinsi Sumatra Barat meraih sembilan penghargaan dari 10 kategori yang diperlombakan dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2023. Pemprov Sumbar dinilai berhasil memajukan ekonomi syariah di daerahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatra Barat meraih sembilan penghargaan dari 10 kategori yang diperlombakan dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2023. Pemprov Sumbar dinilai berhasil memajukan ekonomi syariah di daerahnya.

Penghargaan tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah Sumbar, Hansastri di Kantor Pusat Bank Syariah Indonesia (BSI) Jakarta Selatan. "Ini buah dari komitmen bersama pemerintah daerah Sumbar untuk memajukan ekonomi syariah di Ranah Minang," kata Hansastri, Sabtu (27/5/2023).

Baca Juga

Anugerah Adinata Syariah merupakan bentuk apresiasi dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) kepada pemerintah provinsi yang memiliki inisiatif mengembangkan potensi ekonomi syariah di daerahnya. Dalam penganugerahan Adinata Syariah 2023 ini, Sumbar hampir selalu masuk ke dalam lima besar di tiap kategori yang diperlombakan.

Kategori yang diperlombakan meliputi ekosistem ekonomi syariah yaitu keuangan syariah, industri halal, keuangan sosial syariah, keuangan mikro syariah, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi pesantren, ekonomi hijau dan berkelanjutan. Selain itu pengembangan ekonomi syariah di daerah, zona KHAS (kuliner halal, aman, dan sehat), inkubasi usaha syariah, serta pada kategori program inovasi sektor ekonomi syariah.

Kategori penghargaan yang berhasil diperoleh Sumbar dalam ajang tersebut antara lain, juara I untuk Kategori Kelembagaan Daerah (Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah/ KDEKS). Kemudian juara I untuk kategori program inovasi di sektor Ekonomi Syariah. Juara II untuk kategori keuangan mikro syariah.

Lalu juara III untuk kategori keuangan sosial syariah. Juara III untuk kategori industri halal. Peringkat IV untuk kategori keuangan syariah. Peringkat IV untuk kategori Ekonomi hijau dan berkelanjutan. Kemudian peringkat V untuk kategori inkubasi usaha syariah dan terakhir peringkat V untuk kategori zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat ( KHAS ).

Gubernur Sumbar Mahyeldi dari Padang menyampaikan, pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah dan pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Indonesia, Sumbar termasuk yang terdepan. Bahkan banyak provinsi lain yang telah menjadikan Sumbar sebagai rujukan dalam pengembangan ekonomi syariah.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kolaborasi dan kerja sama dalam memajukan ekonomi syariah di Sumbar. Ia juga mengatakan keberhasilan dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2023 ini adalah prestasi seluruh masyarakat Sumbar.

"Ini adalah buah dari kerja keras kita bersama, kita akan jadikan ini, sebagai penyemangat dalam perjuangan ke depan," kata Mahyeldi.

la mengaku untuk pengembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah, saat ini pihaknya bersama dengan DPRD Sumbar sedang berproses untuk melahirkan Peraturan Daerah (Perda) terkait konversi Bank Nagari, dari bank konvensional menjadi bank syariah. Ia berharap proses tersebut dapat segera tuntas sehingga perda juga bisa segera terbit.

 

sumber : ANTARA

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement