Sabtu 27 May 2023 01:40 WIB

Wapres Minta Kepala Daerah Dukungan Pengembangan Ekonomi Syariah

Wapres meminta kepala daerah memasukkan ekonomi syariah dalam pembangunannya.

Jawa Timur menjadi Juara Umum Adinata Syariah 2023. Wakil Presiden meminta agar para kepala daerah memberikan dukungan kepada pengembangan ekonomi syariah.
Foto: KNEKS
Jawa Timur menjadi Juara Umum Adinata Syariah 2023. Wakil Presiden meminta agar para kepala daerah memberikan dukungan kepada pengembangan ekonomi syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta agar para kepala daerah memberikan dukungan kepada pengembangan ekonomi syariah.

"Berikan dukungan berkelanjutan seoptimal mungkin agar program ekonomi syariah dapat masuk dalam kerangka perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah," kata Wapres Ma'ruf Amin di Jakarta pada Jumat (26/5/2023).

Baca Juga

Wapres menyampaikan hal tersebut dalam acara Anugerah Adinata Syariah 2023 yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk pemerintah provinsi yang berinisiatif mengembangkan potensi ekonomi syariah di daerahnya. Wapres Ma'ruf Amin adalah Ketua Harian KNEKS sedangkan Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan adalah Bendahara KNEKS.

"Sinergi dan keselarasan berbagai program pusat dan daerah harus diperkuat lagi. KNEKS selaku akselerator dan penyelaras pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat pusat agar segera menindaklanjuti," tambah Wapres.

 

Wapres meminta agar penghargaan Anugerah Adinata Syariah tersebut dijadikan sebagai referensi kinerja, pemacu semangat, maupun pertukaran inspirasi dan praktik-praktik baik di berbagai daerah. "Kegiatan ini agar diikuti dengan upaya konkret untuk memperluas diseminasi informasi dan peningkatan literasi, termasuk terkait potensi daerah dan kontribusi ekonomi syariah terhadap pembangunan nasional," ungkap Wapres.

Harapannya, Wapres menyebut akan mengundang partisipasi lebih banyak pemangku kepentingan dan masyarakat Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah ke depan. "Roda pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang kita upayakan bersama ini terus bergulir dengan sejumlah capaian positif karena pangsa aktivitas usaha syariah tahun 2022 mencapai 45,66 persen terhadap perekonomian nasional, meningkat 3,45 persen dari tahun 2021," jelas Wapres.

Penguatan UMKM, menurut Wapres, menjadi salah satu prioritas. Sinergi dan kolaborasi pengembangan UMKM Industri Halal diarahkan untuk penguatan kapasitas usaha dan perluasan akses pembiayaan syariah yang terintegrasi.

"Peran keuangan sosial syariah bagi pemerataan ekonomi umat juga kian meningkat. Penyalurannya antara lain diarahkan guna mendukung pengentasan kemiskinan, menyokong ketahanan pangan, dan berbagai program lain dalam kerangka pengelolaan zakat dan wakaf yang lebih produktif," ungkap Wapres.

Wapres pun menilai berbagai capaian tersebut setidaknya memperlihatkan ekonomi dan keuangan syariah telah berandil signifikan dalam gerak pembangunan yang mengedepankan asas inklusif, berkelanjutan, serta prinsip pemerataan dan keadilan.

 

sumber : ANTARA
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement