Senin 26 Feb 2024 21:46 WIB

Bank Mega Syariah Targetkan Transaksi QRIS Tembus Rp 100 Miliar

Bank Mega Syariah sudah bekerja sama dengan lebih dari 3.800 merchant.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Lida Puspaningtyas
Sejumlah UMKM dengan metode pembayaran digital menggunakan QRIS hadir saat Pekan West Java Digital dan Sharia Economic Festival (DIGISEF) 2023, serta Pekan QRIS Nasional (PQN) Jawa Barat 2023 yang digelar Bank Indonesia (BI) Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Ahad (20/8/2023). Kegiatan tersebut sebagai upaya sosialisasi untuk mendorong ekonomi dan keuangan digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Jawa Barat yang berkelanjutan dan inklusif.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Sejumlah UMKM dengan metode pembayaran digital menggunakan QRIS hadir saat Pekan West Java Digital dan Sharia Economic Festival (DIGISEF) 2023, serta Pekan QRIS Nasional (PQN) Jawa Barat 2023 yang digelar Bank Indonesia (BI) Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Ahad (20/8/2023). Kegiatan tersebut sebagai upaya sosialisasi untuk mendorong ekonomi dan keuangan digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Jawa Barat yang berkelanjutan dan inklusif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mega Syariah (Bank Mega Syariah) menargetkan transaksi digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dapat menembus Rp 100 miliar tahun ini.

Digital Business Product and Development Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo F mengatakan, untuk mencapai target tersebut, perseroan memaksimalkan ekosistem digital dengan mulai bekerja sama dengan banyak pedagang (merchant).

Baca Juga

Targetnya sendiri, Bank Mega Syariah mampu bekerja sama dengan lebih dari 3.800 merchant.

“Kami pun akan bekerja sama dengan segmen bisnis menengah hingga enterprise seperti groceries, fashion, kesehatan, restoran & kafe, dan berbagai bidang usaha lainnya," kata Benadicto di Jakarta, Senin (26/2/2024).

 

Benadicto mengatakan, pemanfaatan layanan QRIS Bank Mega Syariah dapat mempermudah merchant dari segi manajemen keuangan. Contohnya, ketika hasil penjualan melalui QRIS dapat digunakan secara langsung (real time) sebagai data untuk mengawasi kinerja keuangan bisnis.

“Nasabah dapat mengakses dan melakukan monitoring seluruh income, sehingga arus dana masuk dan keluar dapat menjadi lebih rapi dan akurat,” ujarnya.

Saat ini peran pelaku usaha sangat penting untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia, khususnya para pelaku UMKM. Menyadari hal tersebut, Bank Mega Syariah turut serta dalam memberikan akses bagi para pelaku usaha melalui aplikasi mobile banking M-Syariah.

“Bank Mega Syariah senantiasa berkomitmen untuk mendukung cashless society melalui digitalisasi perbankan. Melalui layanan QRIS, Bank Mega Syariah mengajak para pelaku usaha dari berbagai skala bisnis, terutama UMKM, untuk mengutamakan pembayaran nontunai," kata Benadicto.

Saat ini, transaksi nasabah di M-Syariah mengalami peningkatan sebesar 50 persen dan jumlah pengguna mengalami peningkatan sebesar 98 persen dari tahun 2022 ke 2023.

Sejak diluncurkan pada akhir September tahun 2023, sudah ada sekitar 21 persen pengguna dari total pengguna aktif di aplikasi M-Syariah.

Lebih lanjut, Benadicto mengungkap, fitur yang paling banyak digunakan di M-Syariah pada 2023 mencakup menu transfer, isi ulang dompet digital (e-wallet), pembelian pulsa dan paket data, QRIS, serta pembelian listrik.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement