Ahad 25 Feb 2024 07:30 WIB

Panin Dubai Syariah Catat Laba Rp 254,7 Miliar pada 2023

Pertumbuhan Aset tercatat sebesar 17,25 persen (yoy) menjadi Rp 17,34 triliun.

Karyawati menghitung uang di banking hall Bank Panin Dubai Syariah, Jakarta, Senin (19/6).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Karyawati menghitung uang di banking hall Bank Panin Dubai Syariah, Jakarta, Senin (19/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk menutup tahun 2023 dengan pertumbuhan Aset sebesar 17,25 persen (yoy) menjadi Rp 17,34 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama dikontribusikan oleh Pembiayaan dan Penempatan pada Bank Indonesia menjadi Rp 11,62 triliun dan Rp 2,11 triliun.

"Bank secara berkesinambungan terus melakukan sinergi dengan induk usaha Panin Bank dalam hal pengembangan bisnis, tata kelola serta prudential banking," katanya Direktur Utama Panin Dubai Syariah, Bratha dalam keterangan, Sabtu (24/2/2024).

Baca Juga

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 18,89 persen (yoy), menjadi Rp 12,65 triliun. Sehingga, FDR pada posisi Desember 2023 adalah sebesar 91,84 persen atau lebih baik dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 97,32 persen.

Dalam aspek profitabilitas, Panin Dubai Syariah mencatatkan Laba Sebelum Pajak sebesar Rp 254,7 miliar sejalan dengan pertumbuhan usaha sepanjang tahun 2023. Rasio Return on Asset (ROA) sebesar 1,62 persen dan dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,44 persen.

 

"Ini sejalan dengan laba perusahaan serta pertumbuhan Aset dan Ekuitas di tahun 2023," katanya.

Rasio kecukupan modal atau CAR mencapai 20,50 persen per akhir 2023. Rasio pembiayaan macet atau NPF gross tercatat 3,78 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement