Kamis 11 Jan 2024 13:12 WIB

Wisata Berkelanjutan Punya Prospek Cerah

Kemenparekraf targetkan wisata buka 4,4 juta lapangan kerja baru di 2024.

Sejumlah pengunjung menyaksikan penerbangan balon tradisional di Kahyangan Sky View kawasan lereng Bukit Seroja, Desa Maron, Garung Wonosobo, Jawa Tengah , Kamis (28/12/2023).  Penerbangan belasan balon tradisional berukuran besar di kawasan wisata alam Telaga Menjer tersebut sebagai atraksi wisata untuk menarik pengunjung saat musim libur Natal dan tahun baru 2024.
Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Sejumlah pengunjung menyaksikan penerbangan balon tradisional di Kahyangan Sky View kawasan lereng Bukit Seroja, Desa Maron, Garung Wonosobo, Jawa Tengah , Kamis (28/12/2023). Penerbangan belasan balon tradisional berukuran besar di kawasan wisata alam Telaga Menjer tersebut sebagai atraksi wisata untuk menarik pengunjung saat musim libur Natal dan tahun baru 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno fokus menggarap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Tanah Air pada 2024 karena tren dunia yang mengarah pada kegiatan ramah lingkungan.

"Oleh karena itu perlu upaya lebih kolaboratif dari semua pemangku kepentingan untuk memastikan pariwisata Indonesia adalah pariwisata berkualitas dan berkelanjutan," kata Sandiaga Uno di sela membuka Konferensi Pariwisata Asia Pasifik di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/1/2024).

Baca Juga

Menparekraf mengoptimalkan upaya berkelanjutan di sektor pariwisata Tanah Air mencermati tiga tren wisata yang berkembang saat ini sehingga juga perlu dicermati oleh pelaku pariwisata dan pemerintah daerah.

Tiga tren pariwisata itu, lanjut dia, yakni pertama pariwisata berbasis alam di antaranya konsep ekowisata atau pariwisata yang berwawasan lingkungan. Trennya di antaranya pemanfaatan kendaraan berbahan bakar listrik serta akomodasi wisata yang menggunakan energi baru terbarukan.

 

Kedua, kata dia, mengedepankan pariwisata budaya yang dapat memberikan pengalaman berkesan kepada wisatawan.

Kemudian, ketiga yakni pariwisata petualangan alam atau adventure yang juga memberikan pengalaman bagi pelancong.

Ia mengharapkan pelaku di sektor pariwisata mengoptimalkan pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dapat ditawarkan kepada wisatawan, melalui agen perjalanan wisata salah satunya pada kegiatan pertemuan bisnis pariwisata.

"Jadi tiga tren terbaru telah kami kembangkan di semua destinasi dengan konsep manajemen destinasi. Kami harap para pembeli dan penjual bisa berinteraksi sehingga mampu mencetak penghasilan lebih tinggi," imbuhnya.

Dengan fokus pengembangan pariwisata berkelanjutan, kata dia, juga memberikan nilai kepada sekitar 46 juta warga Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru pada tahun ini.

"Jadi saya berharap dengan semua pihak berkolaborasi, kami bisa mencapai sukses 2024 yang targetnya membuka 4,4 juta lapangan kerja baru di sektor pariwisata," ucap Sandiaga Uno.

Sementara itu, di tengah perbaikan sektor pariwisata tanah air, Indonesia mencatat kedatangan wisatawan mancanegara pada 2023 mencapai 11,5 juta atau melampaui target mencapai 8,5 juta.

Dari capaian itu, sekitar 50 persen di antaranya disumbangkan oleh Provinsi Bali dengan jumlah kedatangan pada 2023 diperkirakan mencapai 5,2 juta wisatawan mancanegara. Sedangkan pada 2024, pemerintah menargetkan 14,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement