Ahad 22 Oct 2023 14:22 WIB

Bank Muamalat dan BPKH Mudahkan Diaspora Indonesia di Hong Kong Mendaftar Haji

Ini potensial mengingat jumlah pekerja migran Indonesia di Hong Kong cukup besar.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Fuji Pratiwi
Direktur Utama PT Bank Muamalat Tbk Indra Falatehan
Foto: dok Bank Muamalat
Direktur Utama PT Bank Muamalat Tbk Indra Falatehan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyediakan layanan pendaftaran haji secara online bagi diaspora Indonesia yang ada di Hong Kong. Sebelumnya, pionir bank syariah di Tanah Air ini telah meresmikan layanan pendaftaran haji serupa untuk diaspora Indonesia di Malaysia.

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, diaspora Indonesia di kedua negara tersebut sudah dapat membuka Rekening Tabungan Jamaah Haji (RTJH) dan pembayaran setoran awal porsi haji regular melalui aplikasi Muamalat DIN.

Baca Juga

Calon jamaah haji Indonesia di Hong Kong sangat potensial mengingat jumlah pekerja migran yang berasal dari Indonesia di sana cukup besar. "Potensi tersebut akan kami maksimalkan dengan memberikan kemudahan pendaftaran haji cukup melalui smartphone," ujar Indra dalam keterangannya, Ahad (22/10/2023). 

Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Harry Alexander, mengatakan, pemerintah, BPKH, dan Bank Muamalat memberikan perhatian serius kepada Warga Negara Indonesia yang berada di Hong Kong untuk melaksanakan ibadah haji. Hal ini sebagai implementasi dari perwujudan hak diaspora Indonesia di luar negeri.

 

Harry menambahkan, BPKH hadir bersama Kementerian Agama untuk memberikan pelayanan dan kemudahan bagi jamaah haji juga yang berasal dari diaspora Indonesia sebagai bentuk implementasi dari UUD 45 Pasal 29 ayat 2. "Negara menjamin kemerdekaan setiap orang memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu, dan salah satunya adalah pelaksanaan ibadah haji bagi umat Islam," kata Harry.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief mengatakan Kementerian Agama sangat mengapresiasi dan mendukung langkah BPKH dan Bank Muamalat dalam melayani diaspora Indonesia di Hong Kong untuk berhaji.

"Tidak ada kata lain, ikut berniat juga dengan cara mendaftar haji. Kalau masalah uang dapat kembali kapan saja, bisa digunakan oleh keluarga kita, putera atau puteri kita, tapi niat kita tetap utuh," ujar Hilman.

Aplikasi BPKH Virtual Account (BPKH VA) telah terhubung dengan aplikasi Muamalat DIN. Melalui sinergi ini, calon jemaah haji baik nasabah Bank Muamalat maupun non-nasabah dapat menggunakan menu Bank Haji di Muamalat DIN untuk melihat nilai manfaat setoran haji terkini.

Bank Muamalat juga memiliki produk perbankan bagi masyarakat yang ingin merencanakan ibadah haji yang bernama Tabungan iB Hijrah Haji. Masyarakat juga dapat mempersiapkan langkah "Haji Anak Hebat" dengan tabungan iB Hijrah Haji ini, sehingga anak-anak dapat menabung sejak dini dan dapat beribadah dengan kondisi prima di usia muda.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement