Ahad 12 May 2024 22:33 WIB

BSI Berangkatkan 83 Persen Jamaah Haji Indonesia Tahun 2024

Tahun ini, BSI berharap kelolaan tabungan haji mencapai 5,9 juta rekening.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Ahmad Fikri Noor
Calon Jamaah Haji Indonesia asal Sukabumi melakukan transaksi penukaran uang di Konter Layanan BSI di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat, Ahad (12/5/2024).
Foto: Dok Republika
Calon Jamaah Haji Indonesia asal Sukabumi melakukan transaksi penukaran uang di Konter Layanan BSI di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat, Ahad (12/5/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memberangkatkan 83 persen jamaah haji tahun 2024 atau sekitar 178.770 ribu dari sekitar 213 ribu jamaah haji reguler dari Indonesia. Secara bertahap, jamaah haji mulai diterbangkan ke Tanah Suci pada 12 Mei 2024 melalui 14 embarkasi di seluruh Indonesia dan akan berlangsung hingga 10 Juni 2024.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan mayoritas jamaah haji reguler mendaftar lewat BSI, sejalan dengan layanan haji yang sejauh ini hanya bisa dilakukan di bank syariah.

Baca Juga

"Setiap tahun jumlah nasabah calon haji yang menabung di BSI terus meningkat dengan rerata 80 persen dari total jamaah Indonesia mendaftar lewat BSI," ujar Anton, Ahad (12/5/2024). 

Hal ini tidak lepas dari jumlah outlet dan jaringan BSI yang luas sehingga bisa melayani nasabah di seluruh Indonesia yang ingin berangkat ke Tanah Suci. Per Maret 2024, Tabungan Haji BSI konsisten tumbuh 8,2 persen (yoy) dengan jumlah rekening 5 juta rekening dan total Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp 11,67 triliun. 

Anton menegaskan saat ini outlet BSI paling banyak di antara bank syariah lain dan juga fasilitas dari mulai berangkat hingga kepulangan haji disiapkan dengan baik. Jamaah haji yang mendaftar lewat BSI akan memperoleh layanan manasik di embarkasi di kota dan kabupaten, fasilitas kartu debit mabrur dengan fasilitas gratis tiga kali tarik tunai per bulan di Arab Saudi, cashback belanja di merchant di Arab Saudi dengan minimal berbelanja Rp 10 juta, hingga layanan penukaran uang riyal di embarkasi haji.

Tahun ini, BSI berharap kelolaan tabungan haji mencapai 5,9 juta rekening. Sementara itu, jumlah pendaftar haji yang menabung di BSI sampai dengan Maret 2024 mencapai 3,6 juta jamaah. Jumlah tersebut sekitar 64 persen dari total jamaah waiting list haji reguler Indonesia. Artinya, BSI memainkan peran penting untuk memberikan layanan terbaik bagi calon jamaah haji Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement