Jumat 01 Mar 2024 16:27 WIB

Jumlah Wisman Januari 2024 Meningkat, Tapi Belum Pulih dari Pandemi

Jumlah wisman pada Januari naik sebesar 16,9 persen secara tahunan.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Anak-anak bermain saat berwisata di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (9/2/2024). Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Indonesia pada Januari 2024 mencapai 927,75 ribu.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Anak-anak bermain saat berwisata di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (9/2/2024). Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Indonesia pada Januari 2024 mencapai 927,75 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Indonesia pada Januari 2024 mencapai 927,75 ribu kunjungan. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah mengungkapkan jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu namun turun dibandingkan Desember 2023.

“Jumlah wisman ini naik sebesar 16,9 persen secara tahunan. Ini merupakan capaian tertinggi pada Januari selama empat tahun terakhir,” kata Habibullah dalam konferensi pers, Jumat (1/3/20224). 

Baca Juga

Meskipun begitu, jumlah kunjungan wisman saat ini masih di bawah kondisi saat sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Pada Januari 2020 jumlah kunjungan wisman mencapai 1,29 juta kunjungan.

Sementara secara bulanan, jumlah tersebut mengalami penurunan. Habibullah menuturkan, jumlah wisman pada Januari 2024 turun sebesar 18,94 persen dibandingkan Desember 2023. 

 

“Penurunan jumlah kunjungan terjadi pada Januari 2024 setelah terjadi peningkatan jumlah wisman pada Desember 2023,” ujar Habibullah. 

Habibullah menambahkan, jumlah kunjungan wisman pada Januari 2024 yang melalui pintu masuk utama sebanyak 760,04 ribu kunjungan dan pintu masuk perbatasan sebanyak 167,71 ribu kunjungan.

Jumlah kunjungan yang melalui pintu masuk utama didominasi wisman dengan moda angkutan udara yang berkontribusi sebesar 83,15 persen, sedangkan wisman dengan moda angkutan laut dan darat masing-masing hanya sebesar 14,03 persen dan 2,82 persen.

Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Januari 2024 didominasi wisman yang berasal dari Malaysia, Australia, dan Singapura. Wisman dari Malaysia sebesar 16,73 persen, Australia 13,70 persen, dan Singapura 9,40 persen. 

Sementara itu, BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel bintang pada Januari 2024 mencapai 46,72 persen. “Angka ini naik 1,86 poin secara tahunan dan mengalami penurunan 13,02 poin secara bulanan,” tutur Habibullah. 

Sejalan dengan TPK hotel Bintang, TPK hotel nonbintang pada Januari 2024 mencapai 24,57 persen. Angka tersebut naik 2,43 poin secara tahunan dan mengalami penurunan 4,10 poin secara bulanan. 

“Rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang selama Januari 2024 tercatat sebesar 1,58 hari, turun 0,07 poin dibandingkan dengan kondisi Januari 2023 dan naik 0,01 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” ungkap Habibullah. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement