Rabu 07 Feb 2024 14:09 WIB

Menko Luhut: Dampak Ekonomi F1 Powerboat 2023 Capai Rp 1,68 Triliun

Acara ini diprediksi akan mendatangkan 100 ribu wisatawan.

Pebalap tim Victory  Erik Stark (kanan) memacu kecepatannya dalam balap sesi pertama pada putaran pertama Kejuaraan Dunia Perahu Motor F1 Powerboat (F1H2O) 2023 di Danau Toba, Balige, Sumatra Utara, Ahad (26/2/2023).  Pebalap tim Stromoy Racing Bartek Marszalek berhasil menjadi juara dengan meraih poin 20 disusul pebalap tim Sharjah Sami Selio mendapat poin 15 di posisi kedua dan posisi ketiga diraih oleh pabalap tim Victory Erik Stark mendapat poin 12.
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pebalap tim Victory Erik Stark (kanan) memacu kecepatannya dalam balap sesi pertama pada putaran pertama Kejuaraan Dunia Perahu Motor F1 Powerboat (F1H2O) 2023 di Danau Toba, Balige, Sumatra Utara, Ahad (26/2/2023). Pebalap tim Stromoy Racing Bartek Marszalek berhasil menjadi juara dengan meraih poin 20 disusul pebalap tim Sharjah Sami Selio mendapat poin 15 di posisi kedua dan posisi ketiga diraih oleh pabalap tim Victory Erik Stark mendapat poin 12.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa penyelenggaraan F1 Powerboat Danau Toba pada 2023 memberi dampak ekonomi mencapai Rp 1,68 triliun dan berhasil mendatangkan sekitar 100 ribu wisatawan.

“Begitu juga dampak acara bagi daerah. Kegiatan-kegiatan internasional juga memperkenalkan destinasi wisata baru kepada turis,” ujar Luhut dalam Konferensi Pers F1 Powerboat Danau Toba yang digelar di Gedung Kemenko Marves, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2024).

Baca Juga

Luhut mengaku tidak pernah membayangkan sebuah perhelatan sebesar F1 Powerboat 2023 akan digelar di Danau Toba. Bagi Luhut, perhelatan F1 Powerboat Danau Toba merupakan perhelatan yang penting bagi warga setempat karena merupakan perhelatan yang berlanjut.

“Kita patut bersyukur karena Indonesia telah dinobatkan sebagai penyelenggara terbaik untuk perhelatan powerboat dan aquabike,” kata Luhut.

 

Penobatan tersebut merujuk pada trofi yang diberikan kepada Indonesia dalam acara Grand Prix of Sharjah H2O Racing pada Desember 2023. Dikutip dari laman resmi F1H2O, trofi tersebut diberikan kepada Indonesia karena berhasil dipilih sebagai The Best 2023 New Organizer atas keberhasilannya menyelenggarakan F1 Powerboat 2023 dan UIM ABP Aquabike World Championship.

“Selamat kepada InJourney yang bekerja luar biasa dengan timnya, yang membuat saya kira orang Batak nggak pernah membayangkan, bahwa akan terjadi seperti ini di tanah Batak,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Luhut juga menyampaikan apresiasi kepada pihak lainnya yang turut terlibat dalam perhelatan F1 Powerboat Danau Toba, seperti Pertamina dan PLN.

“Ini terjadi karena kerja sama kita semua di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi),” kata Luhut.

Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam menyukseskan perhelatan kedua F1 Powerboat Danau Toba, yang akan diselenggarakan pada 2-3 Maret 2024.

“Saya berharap kita semua untuk bahu-membahu, bekerja dalam teamwork, kita tidak bekerja sendiri untuk bisa menyukseskan ini,” kata Luhut.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement