Rabu 01 Nov 2023 05:32 WIB

Asita: Wisata Premium Tingkatkan Kunjungan Wisman

Wisatawan Mancanegara didominasi oleh warga China sebanyak 4.194 orang (77,71 persen)

Wisatawan mengunjungi Puncak Makatete di Desa Warembungan, Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (7/10/2021). Objek wisata yang menawarkan pemandangan Kota Manado dan sekitarnya dari ketinggian, serta beragam kuliner khas Sulut tersebut mulai dibuka secara normal tanpa pembatasan jumlah pengunjung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
Foto: Antara/Adwit B Pramono
Wisatawan mengunjungi Puncak Makatete di Desa Warembungan, Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (7/10/2021). Objek wisata yang menawarkan pemandangan Kota Manado dan sekitarnya dari ketinggian, serta beragam kuliner khas Sulut tersebut mulai dibuka secara normal tanpa pembatasan jumlah pengunjung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Sulut, Moudy Paat, mengatakan wisata premium mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Provinsi Sulawesi Utara.

"Program pemerintah pusat yang akan lebih optimal dalam menggarap wisata premium, mampu tingkatkan kunjungan wisman ke daerah," kata Moudy, di Manado, Selasa (31/10/2023).

Baca Juga

Moudy mengatakan, optimistis sektor pariwisata premium adalah istilah yang cukup baru di dunia wisata Indonesia.

Hal ini ternyata berhubungan erat dengan pemerintahan sekarang yang mengusung beberapa tempat yang akan dibuat menjadi Bali Baru.

 

Alasan pemerintah pusat adanya wisata premium ini tentu untuk menarik lebih banyak perhatian para pelancong baik mereka yang berasal dari dalam negeri sendiri atau juga mancanegara.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara Asim Saputra mengatakan jumlah Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Sulawesi Utara melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi bulan Agustus 2023 sebanyak 5.397 orang meningkat 42,70 persen dibanding bulan Juli 2023 (M-to-M) sebanyak 3.782 orang.

Dibandingkan bulan Agustus 2022, meningkat 207,00 persen (Y-on-Y). Wisatawan Mancanegara didominasi oleh warga China sebanyak 4.194 orang (77,71 persen), kemudian ke Jerman 197 orang (3,65 persen), Singapura 156 Orang (2,89 persen) dan Amerika 90 orang (1,67 persen).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement