Selasa 04 Aug 2026 15:01 WIB

KNEKS Perkuat Kolaborasi Lahirkan Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu IPB University

Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu IPB University dibangun dari pemanfaatan imbal hasil.

Direktur Keuangan Sosial Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dwi Irianti Hadiningdyah dalam peresmian Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu (KWPT) IPB University di Desa Cihideung Ilir, Kabupaten Bogor.
Foto: Dok. KNEKS
Direktur Keuangan Sosial Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dwi Irianti Hadiningdyah dalam peresmian Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu (KWPT) IPB University di Desa Cihideung Ilir, Kabupaten Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Wakaf di Indonesia tengah memasuki babak baru. Tidak lagi hanya identik dengan pembangunan masjid, mushala, atau makam, wakaf kini hadir sebagai solusi inovatif untuk mendukung pembangunan nasional, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan pangan.

Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu IPB University dibangun melalui pemanfaatan imbal hasil Sukuk Wakaf Ritel (SWR004). Program ini merupakan hasil sinergi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Badan Wakaf Indonesia (BWI), Unit Wakaf dan Dana Sosial (UWDS) IPB University, hingga dukungan berbagai mitra strategis lainnya.

Baca Juga

Transformasi tersebut ditunjukkan melalui peresmian Kawasan Wakaf Pertanian Terpadu (KWPT) IPB University di Desa Cihideung Ilir, Kabupaten Bogor, yang menjadi bukti bahwa wakaf uang mampu dikelola secara produktif dan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Direktur Keuangan Sosial Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dwi Irianti Hadiningdyah, yang hadir dalam peresmian tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan wakaf produktif tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Dibutuhkan ekosistem yang kuat dan kolaborasi lintas sektor agar manfaat wakaf dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

"Kekuatan wakaf sesungguhnya terletak pada kolaborasi. Ketika pemerintah, nazhir, perguruan tinggi, perbankan syariah, dan masyarakat saling terhubung dalam satu ekosistem, maka wakaf tidak hanya menjadi instrumen filantropi, tetapi juga mampu menjadi sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan," ujar Dwi.

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi