REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Aladin Syariah Tbk menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan kolaborasi lintas ekosistem akan menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan bank digital dalam beberapa tahun ke depan. Strategi tersebut dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah.
Direktur Digital Banking Bank Aladin Syariah Arief Satrio Putra mengatakan, arah transformasi tersebut sejalan dengan strategi yang tengah dijalankan perseroan melalui inovasi digital dan penguatan kerja sama dengan berbagai mitra.
“Teknologi memberi peluang untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui inovasi dan kolaborasi, kami ingin memperluas akses sekaligus menghadirkan pengalaman yang sederhana, personal, dan bermakna bagi setiap nasabah,” kata Arief dalam siaran pers, Kamis (9/7/2026).
Arief mengacu pada laporan Global Banking Annual Review 2026: Precision with Speed yang diterbitkan McKinsey & Company. Laporan tersebut menyebutkan periode 2026-2030 akan menjadi fase penting bagi bank digital dengan pertumbuhan yang ditopang pengembangan ekosistem layanan, model monetisasi yang semakin matang, serta pemanfaatan AI.
Menurut laporan tersebut, keberhasilan bank digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun kolaborasi strategis dan menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Sejalan dengan tren tersebut, Arief menjelaskan, Bank Aladin Syariah terus mengembangkan model bisnis berbasis ekosistem melalui strategi offline-to-online (O2O). Perseroan memperluas kerja sama dengan institusi keuangan, pelaku industri, organisasi kemasyarakatan, hingga jaringan ritel modern untuk memperluas jangkauan layanan keuangan syariah.
Strategi tersebut turut menopang kinerja perseroan. Hingga kuartal I 2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun. Jumlah nasabah aktif juga tumbuh 30,17 persen secara tahunan.
Menurut Arief, kolaborasi lintas ekosistem tidak hanya bertujuan memperluas layanan, tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan syariah melalui layanan digital yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat di berbagai daerah.
Kinerja tersebut turut mengantarkan Bank Aladin Syariah meraih penghargaan Outstanding Digital Islamic Banking Performance 2026 dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026.