Senin 11 May 2026 21:43 WIB

BSI dan Baznas Luncurkan Layanan Digital Pembayaran DAM Haji dan Kurban

Dana yang dihimpun akan dikelola untuk mendukung program kesejahteraan umat.

BSI dan Baznas meluncurkan layanan digital pembayaran DAM haji dan kurban melalui aplikasi BYOND, di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Foto: BSI
BSI dan Baznas meluncurkan layanan digital pembayaran DAM haji dan kurban melalui aplikasi BYOND, di Jakarta, Senin (11/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meluncurkan layanan digital pembayaran DAM Haji dan kurban melalui aplikasi BYOND by BSI. Layanan ini membuka akses pembayaran ibadah sosial secara daring dalam satu platform terintegrasi.

Peluncuran dilakukan di Gedung Baznas RI, Jakarta, Senin (11/5/2026). Inisiatif tersebut diharapkan memperkuat layanan filantropi Islam berbasis teknologi keuangan syariah sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan dana sosial keagamaan.

Baca Juga

Melalui fitur “Menu Kurban dan Pembayaran DAM Haji”, masyarakat dapat melakukan transaksi secara praktis dan terdokumentasi secara digital. Dana yang dihimpun akan dikelola untuk mendukung program kesejahteraan umat, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial berbasis filantropi Islam.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid berdasarkan siaran pers yang diterima pada Senin (11/5/2026) mengatakan, kolaborasi ini diharapkan memperluas partisipasi masyarakat dalam ibadah sosial sekaligus memperkuat solidaritas terhadap kelompok rentan di berbagai daerah.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan, inovasi layanan tersebut memungkinkan nasabah melakukan pembayaran DAM Haji dan kurban secara cepat dan transparan, serta memantau proses pelaksanaan mulai dari pemilihan hewan hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Layanan digital ini menyasar calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah. Kuota haji reguler Indonesia pada 2026 tercatat sebanyak 203.320 orang, dengan sekitar 83 persen atau 164.319 jemaah merupakan nasabah BSI.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement