Rabu 06 May 2026 14:41 WIB

Bank BSN Catatkan Pertumbuhan Aset dan Laba

Penyaluran pembiayaan mencapai Rp54,87 triliun.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Satria K Yudha
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor.
Foto: Bank BSN
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat lonjakan kinerja sepanjang tahun buku 2025 setelah proses pemisahan unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk rampung pada akhir tahun lalu. Aksi korporasi tersebut mendorong peningkatan signifikan pada aset, pembiayaan, serta penghimpunan dana masyarakat.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih Bank BSN pada 2025 mencapai Rp83,64 miliar, meningkat 313,85 persen dibandingkan perolehan tahun 2024 sebesar Rp20,21 miliar. Pertumbuhan ini terjadi seiring pengalihan aset dan liabilitas dari Bank Victoria Syariah serta Unit Usaha Syariah BTN setelah proses spin off pada Desember 2025.

Baca Juga

Dari sisi neraca, total aset Bank BSN per 31 Desember 2025 tercatat Rp73,07 triliun atau melonjak 2.104,5 persen dibandingkan posisi 2024 sebesar Rp3,31 triliun. Capaian tersebut menempatkan Bank BSN sebagai salah satu bank syariah terbesar di Indonesia dari sisi aset.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat tajam menjadi Rp58,73 triliun pada 2025, tumbuh 4.206,5 persen dibandingkan Rp1,36 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara penyaluran pembiayaan mencapai Rp54,87 triliun atau naik 4.083,8 persen dibandingkan realisasi 2024 sebesar Rp1,31 triliun.

Kinerja tersebut turut ditopang peningkatan pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib yang mencapai Rp2,73 triliun, meningkat 1.112,3 persen dibandingkan Rp224,8 miliar pada 2024.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, capaian tersebut mencerminkan kepercayaan pemangku kepentingan serta dukungan dari induk usaha dalam memperkuat bisnis perbankan syariah.

“Pencapaian ini adalah anugerah dan bukti kepercayaan stakeholder. Dukungan BTN sebagai induk menjadi motor bagi Bank BSN untuk memberikan performa terbaik,” kata Alex dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Ke depan, Bank BSN akan memperkuat pembiayaan perumahan berbasis syariah sekaligus mendorong pengembangan layanan digital guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

“Kami bertekad menjadi bagian dari bank syariah modern dan digital-minded. Seluruh layanan akan disambungkan secara digital untuk mempermudah akses masyarakat kapan saja dan di mana saja,” ujar Alex.

Selain penguatan layanan, perseroan juga menargetkan pengembangan literasi keuangan syariah untuk memperluas pemanfaatan layanan perbankan syariah di masyarakat.

Hingga akhir 2025, Bank BSN memiliki 37 kantor cabang, 82 kantor cabang pembantu, tiga outlet prioritas, serta 546 kantor layanan syariah di seluruh Indonesia yang terintegrasi dengan jaringan ATM BTN.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement