Selasa 07 Apr 2026 15:33 WIB

CNAF Perkuat DPS, Jaga Kepatuhan Syariah

CNAF menyatakan tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Satria K Yudha
RUPST CIMB Niaga Auto Finance.
Foto: CNAF
RUPST CIMB Niaga Auto Finance.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) memperkuat peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk memastikan seluruh aktivitas pembiayaan tetap sesuai prinsip syariah. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kepercayaan nasabah di tengah tekanan industri pembiayaan.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), termasuk pengangkatan kembali anggota DPS untuk periode 2026–2029. Penguatan pengawasan dinilai penting, terutama bagi nasabah yang mengutamakan kepastian kepatuhan syariah dalam produk pembiayaan.

Baca Juga

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan, mengatakan kondisi industri pembiayaan sepanjang 2025 menghadapi tekanan. “Tahun 2025 adalah tahun yang penuh tantangan. Namun kami berupaya tetap mencatatkan kinerja positif meski market terkontraksi,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Di tengah kondisi tersebut, CNAF mencatat pendapatan sebesar Rp2,23 triliun atau tumbuh 9,31 persen secara tahunan. Total aset meningkat menjadi Rp11,46 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp322,75 miliar.

Penguatan fungsi DPS menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga kualitas pembiayaan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Dengan pengawasan yang lebih kuat, CNAF menargetkan kepercayaan nasabah tetap terjaga.

Perseroan juga menetapkan pembagian dividen sebesar Rp129 miliar atau 40 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Ke depan, CNAF menyatakan tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dengan menjaga prinsip kehati-hatian di tengah dinamika ekonomi global dan industri otomotif.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement