Rabu 01 May 2024 14:52 WIB

Menyaksikan Kembali Kemeriahan Gerebek Getuk di Magelang

Wisatawan datang dari sembilan negara, antara lain dari Ghana dan Timor-Timur.

Pengunjung berjalan di lorong pameran instalasi payung Chatra saat Borobudur Tridaya Festival 2023 di lapangan Ringinputih, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/12/2023). Borobudur Tridaya Festival 2023 diprakarsai pemuda dari 20 desa di kecamatan Borobudur dengan menggelar pentas seni tradisonal, pameran instalasi candi Borobudur berbahan kain batik dan instalasi 1.980 payung Chatra yang bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal menjadi daya tarik wisata.
Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Pengunjung berjalan di lorong pameran instalasi payung Chatra saat Borobudur Tridaya Festival 2023 di lapangan Ringinputih, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/12/2023). Borobudur Tridaya Festival 2023 diprakarsai pemuda dari 20 desa di kecamatan Borobudur dengan menggelar pentas seni tradisonal, pameran instalasi candi Borobudur berbahan kain batik dan instalasi 1.980 payung Chatra yang bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal menjadi daya tarik wisata.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Gerebek getuk digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke 1.118 Kota Magelang menjadi daya tarik wisatawan termasuk wisatawan luar negeri. Wali Kota Magelang M Nur Aziz di Magelang, Ahad, (28/4/2024), menyampaikan mudah-mudahan dengan acara ini banyak orang yang tertarik untuk melihat dan datang ke Kota Magelang .

Bahkan di antaranya beberapa wisatawan dari sembilan negara, antara lain dari Ghana dan Timor-Timur. Dalam gerebek getuk di Alun-Alun Kota Magelang ini diperebutkan satu gunungan getuk ukuran besar dan empat gunungan kecil.

Baca Juga

"Kegiatan ini ada wisatawan asing yang datang, ada yang dari Gana dan Timor Timur, mereka sekolah di dekat-dekat sini kita ajak untuk datang. Kita undang mereka untuk melihat gerebek getuk," katanya.

Ia menyampaikan dengan momentum HUT Kota Magelang ini menghidupkan kembali gerebek getuk yang berhenti ketika terjadi pandemi Covid-19. Kegiatan yang dikomandani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang ini menjadi salah satu kegiatan untuk mengingat sejarah dan kedua memperlihatkan kepada pihak luar bahwa Kota Magelang mempunyai sebuah acara untuk melestarikan budaya, yaitu gerebek getuk.

Ia menuturkan, kegiatan ini akan diadakan setiap tahun dan setiap tahun ada pembaruan karena kalau hanya stagnan tidak menarik. "Setiap kali event ada pembaruan mengikuti apa yang menjadi tren di Kota Magelang. Pada kali ini dimunculkan duta wisata dan duta genre," katanya.

Dalam kegiatan gerebek getuk ini juga digelar festival getuk yang diikuti sembilan kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Magelang, Banyumas, Kebumen, Karanganyar, Sragen, Temanggung, Klaten, Semarang, dan Kota Salatiga   

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement