Senin 19 Jun 2023 13:41 WIB

Diterpa Covid, Sahid Jaya Tetap Bukukan Kenaikan Pendapatan Sepanjang 2022

Hotel Sahid membukukan kenaikan pendapatan 29,98 persen.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolandha
PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk (SHID) melakukan Rapat Umum Pemeganh Saham (RUPS) Tahun Buku 2022 di Jakarta, Senin (19/6/2023).
Foto: Dok Sahid Group
PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk (SHID) melakukan Rapat Umum Pemeganh Saham (RUPS) Tahun Buku 2022 di Jakarta, Senin (19/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk (SHID) mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 29,98 persen menjadi Rp 90,23 miliar sepanjang 2022 dari tahun lalu sebesar Rp 69,4 miliar. Perseroan optimistis dengan capaian tahun lalu, pengembangan bisnis Sahid Jaya akan dilanjutkan pada tahun ini. 

“Usaha pemerintah untuk melandaikan angka Covid-19 sampai tahun 2022 berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi perseroan,” kata Direktur Sahid Jaya, Hengky Roy dalam Public Expose usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2022 di Hotel Grand Sahid Jaya, Senin (19/6/2023). 

Baca Juga

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia sepanjang 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5.31 persen atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 dan 2021. Adapun, kontributor utama dari PDB nasional adalah sektor konsumsi. 

Meski demikian perseroan tetap waspada dan melakukan antisipasi terhadap faktor-faktor yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global dan berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi di tahun mendatang.

Hengky menambahkan, meskipun pendapatan perusahaan meningkat, perseron juga tetap melakukan pengetatan biaya operasional untuk memperkecil kerugian Perseroan. 

“Angka revenue meningkat 29,98 persen menjadi sebesar Rp 90,23 miliar, Cost of Sales juga meningkat 43,73 persen menjadi sebesar Rp 32,92 miliar dan G&A Cost turun 2,89 persen menjadi sebesar Rp 78,43 miliar,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement