Kamis 13 Apr 2023 14:59 WIB

Perumnas: Hunian Milenial Margonda yang Subsidi Ludes Terjual

Terdapat 182 kuota subsidi yang telah habis terjual.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Friska Yolandha
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) dan Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berjabat tangan saat  meresmikan hunian milenial untuk Indonesia di Samesta Mahata Margonda, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/4/2023).
Foto: Dok.Rep
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) dan Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berjabat tangan saat meresmikan hunian milenial untuk Indonesia di Samesta Mahata Margonda, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan hunian milenial terintegrasi berkapasitas 940 unit di Samesta Mahata Margonda, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/4/2023). Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro mengatakan proyek yang dimulai pada 2018 ini menelan biaya investasi sebesar Rp 948 miliar.

"Sekarang sudah terjual 740-an unit atau 78 persen. Ada tipe studio, one bed room, dan two bed room," ujar Budi usai peresmian Hunian Milenial Samesta Mahata Margonda, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/4/2023).

Baca Juga

Budi mengatakan terdapat dua mekanisme pembelian yakni subsidi untuk umum melalui FLPP dan komersial yakni tidak ada subsidi. Budi menyampaikan terdapat 182 kuota subsidi yang telah habis terjual, dan menyisakan unit yang komersial. 

"(Harga) awalnya mulai Rp 200 juta-Rp 500 juta, seiring berjalannya waktu pasti ada kenaikan yang Rp 500 juta mungkin sudah jadi Rp 700 juta. Kalau yang Rp 200 juta itu FLPP sudah tetap, tapi sudah habis," ucap mantan Direktur Operasi I PT Adhi Karya tersebut.

Budi menyampaikan Samesta Mahata Margonda menargetkan generasi milenial dengan usia di bawah 41 tahun dan memiliki pendapatan maksimal sebesar Rp 8 juta per bulan. Budi mengatakan Perumnas telah melakukan serah terima kunci sejak November lalu. Perumnas, lanjut Budi, juga akan meluncurkan proyek hunian milenial di sejumlah daerah lain pasa tahun ini.

"Ada Karawang yang sudah 100 persen selesai, sudah dipasarkan dan sudah dihuni, Tanjung Barat kami akan resmikan nanti di November tahun ini, kemudian yang di Serpong di Agustus tahun ini," kata Budi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement