Wisatawan Diimbau Waspada Cuaca di Lokasi Wisata Garut Saat Libur Lebaran

Rep: Bayu Adji P/ Red: Nora Azizah

Rabu 12 Apr 2023 19:40 WIB

Foto udara objek wisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: ANTARA/Adeng Bustomi Foto udara objek wisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus melakukan persiapan jelang momen libur Lebaran 1444 h. Pasalnya, Kabupaten Garut, merupakan salah satu daerah yang menjadi tujuan wisatawan pada momen libur panjang. 

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, kondisi cuaca menjadi salah satu yang menjadi sorotan. Mengingat, sebagian wilayah Kabupaten Garut masih sering terjadi hujan.

Baca Juga

"Mudah-mudahan nanti tidak ada cuaca ekstrem, sehingga wisatawan nanti bisa ke Kabupaten Garut," kata dia melalui siaran pers, Rabu (12/4/2023).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Kartika Puspita Sari, mengatakan, kondisi cuaca di Kabupaten Garut pada hingga April 2023 akan didominasi oleh cuaca cerah berawan dan hujan ringan pada pagi hingga siang hari. Sementara untuk sore hingga malam perlu diwaspadai adanya hujan lebat disertai angin kencang.

“Untuk titik-titik yang perlu diwaspadai terutama di Garut selatan yakni di Caringin, Cikelet, kemudian Cisewu, Pakenjeng, Bungbulang, Mekarmukti, dan Talegong. Namun ada beberapa juga titik di wilayah utara yang perlu siap siaga dan waspada terhadap perubahan cuaca, yakni di Cibiuk, Leuwigoong, Kadungora, kemudian Pasirwangi, dan juga ada beberapa titik di Tarogong Kaler,” kata dia.

Ika juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi terkini melalui sumber yang resmi. Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan terhadap adanya potensi bencana, terutama di daerah-daerah wisata alam.

"Terutama di daerah-daerah wisata alam seperti Gunung Papandayan, Gunung Guntur, Situ Bagendit, agar memperhatikan keselamatannya. Jangan memaksakan berwisata ketika cuaca sedang hujan besar, angin kencang, dan lain sebagainya,” kata dia.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), di wilayah Kabupaten Garut akan terjadi beberapa fenomena yang berpengaruh terhadap pembentukan awan konvektif, yang dapat mengakibatkan peningkatan curah hujan berupa hujan lebat disertai angin kencang ataupun kilat, dengan skala relatif lokal dan durasi singkat. Kondisi itu berpotensi terjadi pada tanggal 13-14 April dan 19 April 2023.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Satria Budi, mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BMKG untuk mendapatkan informasi cuaca terkini, khususnya pada momen Lebaran. "Kami terus update cuaca terkini ke BMKG untuk momen Lebaran," kata dia.

Terpopuler