Jumat 20 Mar 2015 16:18 WIB

Hanya 2,3 Persen Masyarakat Menyikat Gigi dengan Benar

Anak-anak dididik cara menyikat gigi yang benar (ilustrasi).
Foto: go4healthylife.com
Anak-anak dididik cara menyikat gigi yang benar (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg Farichah Hanum mengatakan, hanya 2,3 persen penduduk Indonesia yang menyikat gigi dengan benar. Menurutnya, banyak kekeliruan yang dilakukan masyarakat baik dari segi waktu dan cara.

"Menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, 90 persen orang Indonesia sudah menyikat gigi. Namun, hanya 2,3 persen yang menyikat gigi dengan benar," kata Farichah Hanum, Jumat (20/3).

Hanum mengatakan, kebiasaan orang Indonesia dalam menyikat gigi perlu diubah. Karena itu, pada Hari Kesehatan Gigi Dunia 2015 yang jatuh pada 20 Maret, PDGI bekerja sama dengan PT Unilever Indonesia Tbk mencanangkan Gerakan 21 Hari Sikat Gigi di SD Babakanmadang 01 Kabupaten Bogor.

Gerakan tersebut dilaksanakan oleh 110 cabang PDGI di seluruh Tanah Air dengan melibatkan 1.180 dokter gigi dan 255 SD. Program tersebut juga merekrut siswa-siswi sd untuk menjadi "Dokter Gigi Kecil" sebagai duta Gerakan 21 Hari Sikat Gigi.

"Menurut hasil riset, sikat gigi dua kali pada pagi dan malam selama 21 hari efektif meningkatkan kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut hingga 60 persen," tuturnya.

Senior Vice President Oral Care Unilever Group Marie-Anne Aymerich mengatakan penting untuk memulai kesadaran terhadap kesehatan gigi dan mulut sejak kecil. Karena itu, dia menilai "Dokter Gigi Kecil" dan Gerakan 21 Hari Sikat Gigi sebagai program yang baik.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement