Kamis 17 Jul 2014 14:53 WIB

Menghilangkan Bau Mulut

Mengatasi bau mulut.
Foto: Wikihow.com
Mengatasi bau mulut.

Diasuh oleh Prof dr Zubairi Djoerban

Spesialis penyakit dalam, konsultan hematologi dan onkologi medik

Assalamualaikum wr wb.

Dok, ketika berbicara, ngobrol, saya selalu terganggu dengan bau mulut dari beberapa sahabat saya. Mau menasihati agar sikat gigi, rasanya gak enak, lagi pula saya tidak yakin apa benar bau mulut tersebut karena jarang sikat gigi. Sebetulnya, apakah bau mulut itu, apa sebabnya, dan bagaimana mengatasinya? Apa kaitannya dengan kesehatan mulut secara keseluruhan?

Rahman-Jakarta Selatan

 

Waalaikumussalam wr wb.

Ngobrol dengan seseorang yang mulutnya mengeluarkan bau memang tidak nyaman walaupun lawan bicara kita merupakan sahabat karib. Penyakit napas bau atau halitosis adalah keadaan terdapat bau yang tidak menyenangkan dari napas seseorang.

Ini dapat disebabkan oleh bakteria yang berkembang akibat makanan yang tertinggal di dalam mulut. Halitosis cukup sering ditemukan dan bersama-sama dengan karies gigi dan penyakit periodontium merupakan penyebab tersering seseorang pergi berobat ke dokter gigi.

Halitosis selain ditemukan pada orang yang sedang sakit, juga ditemukan pada orang sehat sewaktu bangun tidur pagi hari. Hal tersebut terjadi akibat bakteria yang berada di sekitar mulut menjadi aktif karena ada sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut, di sekitar celah-celah gigi, kerongkongan, langit-langit, sekitar lidah, dan gusi.

Bakteria aktif waktu malam hari ketika kita tidur karena ada sisa makanan,  pH air liur yang lebih asam, dan kurang aktivitas mengunyah dan bicara. Sebetulnya mulut bau mudah dicegah, relatif mudah diobati, namun juga mudah terjadi jika kesehatan dan kebersihan mulut tidak dijaga.

Bau mulut juga dapat disebabkan oleh penyakit ginjal menahun, penyakit hati menahun, infeksi saluran napas, dan sinusitis (radang sinus, rongga di tulang wajah). Bau mulut juga dapat dipicu oleh penyakit di gusi (gusi bengkak atau gusi berdarah). Untuk menghindari bau mulut, diperlukan cukup minum dan cukup banyak bicara dan mengunyah.

Merokok dan minum alkohol juga merupakan penyebab yang sering ditemukan pada mulut bau (serta penyebab berbagai penyakit lain). Karena itu, harus dihentikan. Penyebab mulut bau yang lumayan sering ditemukan, yakni kebiasaan makan makanan  berbau, misalnya petai, jengkol, bawang, dan durian. Beberapa obat antihistamin, diuretik  juga dapat mengeluarkan bau tidak enak.

Pemberian fluor di air PAM merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan gigi masyarakat. Sikat gigi dengan pasti gigi secara teratur, bangun tidur dan menjelang tidur, serta sikat gigi sesudah makan akan memperbaiki kesehatan mulut kita dan mencegah bau mulut.

Untuk sahabat Mas Rahman, saya sarankan agar ia berobat ke dokter gigi, selain harus menyikat gigi dengan pasta gigi secara teratur. Bila ia mempunyai penyakit kencing manis, sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam dan perlu ke spesialis THT (sekarang namanya THT KL) bila tersangka memiliki radang sinus.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement