Ahad 25 May 2014 07:03 WIB

Solusi Utang Kartu Kredit

Kartu kredit, ilustrasi
Foto: rbumiya.blogspot.com
Kartu kredit, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Salam kenal, mohon solusi untuk masalah keuangan saya. Saya seorang karyawan dan memiliki usaha bareng dengan teman. Saat ini saya masih sendiri. Saya mempunyai gaji Rp 5 juta. Pendapatan lainnya Rp 3 jutaan per bulan.

Saya memiliki hutang kartu kredit Rp 110 juta. Cicilan mobil Rp 3 juta selama 3,5 tahun. Saya sudah mencairkan semua dana investasi dan tabungan yang saya punya untuk menutupi utang kartu kredit. Tapi utang kartu kredit saya masih tinggi.

Mohon solusinya untuk saya bisa menyelesaikan dan menstabilkan keuangan saya secepatnya.

Terima Kasih

Nurul Dewi

Jawaban WF 19

Salam kenal juga Bu Dewi.

Salah satu sumber penyakit keuangan dari karyawan adalah utang kartu kredit.  Saat ini saya tidak akan membahas bad debt vs good debt yang biasanya menjadi jawaban standar perencana keuangan.

Hal paling mendasar terkait masalah hutang adalah manajemen uang (money management) di mana dasarnya adalah barapa pemasukan dan berapa pengeluaran Anda.

Terkait dengan pertanyaan Anda, sangat disayangkan dengan penghasilan Anda yang lumayan untuk ukuran wanita single, Anda jatuh terjerat dalam kubangan kartu kredit.

Waktu saya masih berstatus karyawan bank, maksimal plafon dari kartu kredit yang boleh diberikan untuk karyawan dengan penghasilan Rp 5 juta adalah Rp 15 juta.   Biasanya hanya 70 persen yang dikabulkan yakni Rp 10 juta.  Jika hari ini Anda memiliki utang kartu kredit sebesar Rp 110 juta, berarti 2 kemungkinan Anda memiliki banyak kartu kredit atau analis banknya yang salah memberikan plavon kredit kepada Anda.

Banyak yang terjebak dengan kemudahan kartu kredit dengan asumsi bisa membayar minimum payment dan langsung lunas. Tetapi kebiasaan ini biasanya hanya terjadi pada orang yang memiliki uang cash yang banyak dan disiplin dalam membayar cicilan kartu kredit.

Untuk masalah Anda, coba lakukan beberapa hal berikut :

1.    Kumpulkan semua tagihan kartu kredit Anda

Dasar dari eliminasi utang kartu kredit adalah mengumpulkan semua lembar tagihan kartu kredit Anda.  Anda catat kembali di mana saja utang Anda dan berapa besarnya masing-masing dari tagihan kartu kredit Anda.

Dari sanalah sebenarnya mengetahui rekam jejak pemakaian kartu kredit dan berapa uang yang harus Anda lunasi.

2.    Eliminasi utang kartu kredit Anda

Konsep utama eliminasi utang adalah menetralkan kekuatan bunga berbunga (compound interest) yang bekerja melawan Anda.

Bagaimana cara menetralisirnya?

Lunasi dahulu utang yang bunganya paling besar, karena bunga itu bisa menelan Anda hidup-hidup. Anda bisa mengeliminasi utang Anda jauh lebih cepat hanya dengan suatu langkah kecil, membayar ekstra tiap bulannya.

Sebagai contoh, Anda memiliki 3 tagihan kartu kredit yang belum lunas. Setiap bulannya, Anda mungkin menjatahkan pembayaran maksimal sebesar Rp 3 juta untuk total ketiga tagihan kartu kredit tersebut dan ekstra pembayarannya.

Kartu pertama mensyaratkan pembayaran minimal Rp 800 ribu, Suku bunga 3,25 persen. Kartu kedua mensyaratkan pembayaran minimal Rp 700 ribu, Suku bunga 3 persen. Kartu ketiga mensyaratkan pembayaran minimal Rp 500 ribu,Suku bunga 2,75 persen.

Apa yang harus Anda lakukan adalah membayar ketiga kartu tersebut secara minimal (walau ini pilihan yang tidak saya sarankan) sehingga total minimal yang harus Anda bayar adalah Rp 2 juta.

Nah, sisa yang masih Anda miliki sebesar Rp 3 juta harus Anda gunakan untuk menambah pembayaran kartu kredit yang suku bunganya paling besar, dalam hal ini berarti kartu pertama. Sehingga total yang Anda bayar untuk Kartu pertama adalah Rp 800 ribu + Rp 1 juta = Rp 1,8 juta.

 

Begitu seterusnya, sehingga utang Anda secara jangka panjang bisa terlunasi.

Setiap mendapatkan bonus entah bonus penjualan, bonus bulanan atau bonus tahunan, selalu Anda sisihkan melunasi utang kartu kredit terlebih dahulu baru menabung dan Investasi. Sisanya baru untuk konsumsi.

3.    Tutup kartu kredit yang sudah lunas

Setelah utang kartu kredit dengan bunga paling tinggi selesai, Anda gunting kartu kredit Anda.  Artinya Anda tidak akan berurusan kembali dengan bank penerbitnya.  Sembari merubah kebiasaan Anda untuk menggunakan kartu debit atau uang cash.  Catat setiap pembelanjaan Anda dan evaluasi setiap bulannya.

4.    Ulangi langkah 2 dan 3 hingga Anda tidak memiliki utang lagi  

Sebagai sebuah proyek pribadi jangka panjang, ulangi langkah ke-2 dan ke-3 tersebut di atas terus menerus setiap bulannya, sampai kartu kredit Anda yang memiliki suku bunga terbesar tersebut lunas seluruhnya. Setelah lunas, fokuskan lagi pembayaran Anda pada kartu kredit yang mengenai suku bunga terbesar berikutnya. Begitu seterusnya, sampai seluruh utang kartu kredit Anda terlunasi.

5.    Mencari alternatif tambahan pemasukan

Potensi terbesar selain uang adalah diri Anda sendiri.  Artinya, jadikan reputasi yang sudah Anda bangun, baik bekerja sebagai karyawan atau patungan usaha dengan rekan kerja (business partner), sebagai modal sosial untuk menatap masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan kebiasaan berutang dan selalu tingkatkan diri dan kepribadian Anda hingga nantinya, bukan lagi Anda yang harus menyetorkan uang kepada orang lain atau lembaga tempat berutang tetapi uanglah yang akan mendatangi Anda.

6.    Bergabung pada komunitas DEBT FREE CENTER

Permasalahan utang adalah permasalahan hampir semua orang.  Artinya Anda tidak sendirian dalam hal ini.  Sebagai sebuah penguat untuk tidak lagi berutang, tekankan dalam diri Anda untuk ZERO DEBT, jadikan zero debt ini sebagai gaya hidup, gaya hidup dalam keluarga dan berbisnis tanpa utang (debt free living).  Ikuti komunitasnya, orang-orang yang mengalami utang seperti Anda dan hari ini mereka bisa terbebas dari jerat kartu kredit dan utang bisnis yang menumpuk.  Salah satu komunitas tersebut adalah DEBT FREE CENTER di bawah organisasi IIBF (Indonesian Islamic Business Forum) www.iibf-indonesia.com

Selamat menjalankan rencana penghapusan utang Anda!    

Kolom ini diasuh oleh WealthFlow 19 Technology Inc.,Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas). Pertanyaan kirim ke email : [email protected]  SMS 0815 1999 4916.

twitter.com/h4r1soulputra

www.p3kcheckup.com

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement