Sabtu 23 Nov 2013 10:58 WIB

Siasat Hadapi Uang Sekolah yang Makin Mahal

Anak sekolah (ilustrasi)
Foto: Republika/Prayogi
Anak sekolah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Buat pendidikan anak Anda, yang perlu ibu ketahui, akan dimana sekolah SMP anak ibu tersebut.  Lalu bandingkan dengan sekolah sejenis, hingga mendapatkan angka ideal yang menurut ibu bisa dipenuhi. Hitung berapa semua biaya yang dibutuhkan selama 3 tahun sekolah.  Mulai dari uang pangkal, uang SPP, buku, alat tulis dlsb.

Begitupun ketika anak tersebut akan masuk SMA atau PT (Perguruan Tinggi). Walaupun SMA atau PTnya masih lama, tetap harus ibu ketahui harga hari ini. Yang paling dasar dalam mempersiapkan biaya pendidikan anak Anda adalah dengan mengalikan 2x inflasi hari ini (lihat www.bps.go.id).  Jika inflasi 7% maka persiapan dana pendidikannya adalah 14%.  Jika inflasi 10% maka persiapan untuk dana pendidikan anak Anda adalah 20%.

Perhitungannya sederhana, jika hari ini biaya pendidikan Rp 1 juta, maka tahun depan bisa menjadi Rp 1,2 juta dikalikan berapa tahun lagi akan masuk sekolah. Selanjutnya ibu harus tahu berapa lama jangka waktu untuk mempesiapkannya.

Jangka waktu adalah berapa lama waktu yang Anda miliki untuk bisa mempersiapkan dana pendidikan anak Anda. Apakah 5 tahun? 10 tahun? Atau justru hanya 1 tahun?  Semakin panjang jangka waktu yang Anda miliki, biasanya akan semakin ringan beban Anda. 

Contoh sederhana, andai anak ibu masuk sekolah sekitar 10 tahun lagi. Dia butuh uang untuk masuk sekolah sekitar ¬ katakan saja ¬ Rp 50 juta pada tahun itu. 

Kalau ibu menabung dan berinvestasi dari sekarang, maka jumlah yang harus ibu sisihkan biasanya tidak seberapa. Lain halnya kalau ibu mulai menabung dan berinvestasi pada tahun ke-5, atau pada tahun ke-7. Jumlahnya pasti jauh lebih besar. Kalau ibu tidak mempersiapkan dana sama sekali, dan baru melakukannya pada bulan terakhir sebelum anak ibu masuk sekolah, wah terasa agak berat. 

Artinya, kalaupun ibu sekarang memiliki dana cukup, bukan berarti itu merupakan jaminan bahwa ibu pasti akan memiliki dana yang cukup juga ketika anak ibu masuk sekolah, karena risiko apa pun bisa terjadi dalam perjalanan ibu dan keluarga nantinya. 

Intinya, hanya ada dua hal yang bisa ibu lakukan : 

1. Siapkan dari sekarang, dan kalau ibu sudah memiliki sebagian dananya sekarang ¬ 

2. Pisahkan saja dana pendidikan itu dalam pos terpisah. 

Ingat, mempersiapkan dana untuk masuk sekolah berbeda dengan mempersiapkan dana untuk beli mobil. Kalau beli mobil, dana tidak cukup, ibu dan suami bisa menundanya. Tetapi kalau untuk sekolah anak, masak ibu harus memundurkan waktu masuk sekolah? 

Selamat ‘menabung’ dan mempersiapkan biaya anak sekolah! 

Kolom ini diasuh oleh WealthFlow 19 Technology Inc.,Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas). Pertanyaan kirim ke email : [email protected]  SMS 0815 1999 4916.

twitter.com/h4r1soulputra

www.p3kcheckup.com

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement