Rabu 12 Jun 2013 12:09 WIB

Supaya Usaha Konveksi Berkembang Pesat, Bagaimana Kiatnya?

Pengusaha konveksi rumahan/ilustrasi
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Pengusaha konveksi rumahan/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Orang tua saya memiliki usaha konveksi yang memproduksi baju anak-anak. Produksi kami didistribusikan hanya ke satu toko di Tanah Abang. Itu pun karena ada saudara yang kerja di toko tersebut. Saya ingin mendistribusikan ke lain toko, dengan cara apa? Apakah dengan bekerja di toko tersebut juga (punya kenalan)? Bagaimana mendistribusikan yang baik? Terima kasih.

Noni (29 tahun)

 

Jawaban:

Salam untuk Mbak Noni, tetap bersemangat ya dalam usahanya. Nah, jika kita berbicara tentang bagaimana pendistribusian maka yang harus kita tentukan terlebih dahulu adalah segmentasi pasar kita, kemudian bagaimana melakukan jangkauan pemasaran pada segmen konsumen yang disasar tersebut.

Bekerja sama dengan multi distributor memang dapat memberikan berbagai keuntungan dalam memperbesar kapasitas penjualan, namun memang harus fokus dalam menjalin komunikasi dan hubungan ke distributor agar bisa melakukan penyelarasan pola penjualan.

Pola penjualan dengan menggunakan jaringan relasi adalah hal yang paling mudah, karena kita mengenal siapa yang menjadi partner usaha kita. Namun bila kemudian kerja samanya harus diformulasikan dengan bekerja di toko/outlet tersebut. Rasanya hal yang tidak mungkin dilakukan.

Sebaiknya lakukan pendekatan ke outlet yang memang dapat dipercaya memiliki kapasitas pendistribusian yang baik serta disiplin dalam hal komitmen pembayaran. Dapat pula mengiklankan produk dan pencarian reseller bahkan perlu masuk ke zaman pemasaran digital.

Selain itu terlibat dalam berbagai pameran fashion dan UKM -Usaha Kecil Menengah- dapat membantu kita memperoleh ilmu mengenai tata cara kelola usaha yang baik dan relasi baru dalam produksi maupun relasi pemasaran. Sebaiknya ditentukan format yang sesuai kapasitas bisnis kita sendiri.

Mekanisme promosi lain seperti pola penjualan komunitas juga dapat dilakukan seperti ikut serta dalam bazar pada suatu perumahan, atau acara kenaikan kelas anak sekolah tingkat TK dan SD, bahkan open table pada saat arisan ibu-ibu dapat pula menjadi siasat memasarkan sesuai tujuan.

Perlu kreativitas yang banyak dalam hal improvisasi penjualan, namun harus berhitung dengan risiko. Pemberian diskon hingga pembayaran secara angsuran dapat dipergunakan sebagai cara. Semoga dapat memberikan inspirasi terkait. Salam Entrepreneur. (EK)

 

Ery Kasman, SE, Msi

Direktur Entrepreneur Institute Cinere

www.entre-institute.com

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement