Selasa 04 Dec 2012 11:51 WIB

Apa sih Flek Paru itu?

Paru-paru.Ilustrasi.
Foto: ajronline.org
Paru-paru.Ilustrasi.

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum

Dok, anak saya usia 1 tahun 5 bulan. Terdeteksi infeksi flek paru di usia 11 bulan dan sudah menjalani pengobatan selama 6 bulan. Namun dari hasil tes darah di bulan ke-6, dokter kami menyarankan untuk melanjutkan pengobatan hingga 2 bulan. Apa saja sebab masa pengobatan flek paru ditambah ya, dok? Mungkinkah ada keterpaparan dengan penderita TB dewasa? Gejala apa saja yang timbul pada orang dewasa ya, dok? Terima kasih.

Umi, Cileungsi - 29 tahun

 

Jawaban:

Wa'alaikumsalam W. Wb.

Untuk Ibu Umi yang penuh perhatian terhadap anaknya. Agaknya perlu saya jelaskan bahwa istilah "Flek Paru" bagi orang awam, yang dimaksud adalah TB Paru. Sehingga, pengobatan yang diperlukan minimal 6 bulan dan bisa sampai 9 bulan. Bahkan ada yang sampai 2 tahun jika sudah ada resistensi kuman, dikarenakan kumannya ada yang sudah kebal obat.

Sehingga dengan demikian, lamanya waktu pengobatan tergantung dari ringan beratnya penyakit atau luas tidaknya penyakit TB tersebut. Selama pelaksanaan pengobatan, tentu saja dilakukan monitoring atau evaluasi/ penilaian atas tahap perkembangan penyembuhannya. Dengan inidikator, apakah sudah tuntas atau belum recovery TB secara keseluruhan.

Apabila dianggap belum tuntas, maka akan ditambahkan masa pengobatannya. Pada kasus anak yang menderita TB, umumnya dapat dari keterpaparan dengan penderita TB dewasa, biasanya penderita TB anak tidak menularkan namun tertular dari orang dewasa.

Secara umum, gejala TB pada orang dewasa tergantung dari organ mana yang terkena TB dan berapa luas TB-nya. Jika masih dalam tahap awal, biasanya belum timbul gejalanya, indikasi TB paru mulai dari batuk yang lebih dari 2 minggu, demam, lemas, tidak nafsu makan, nyeri dada sampai sesak nafas.

Dalam hal ini, ada baiknya dilakukan komunikasi dengan dokter yang menangani anak ibu sekaligus melakukan evaluasi atas pemeriksaan kesehatan sekeluarga, agar dapat membantu mendukung proses percepatan perbaikan pada kasus TB anak. Demikian dapat disampaikan, semoga dapat dimengerti dan segera lekas sembuh untuk buah hatinya ya, bu. Terima kasih, salam. (Zb)

dr Zubaedah, SpP

Spesialis Paru di RS Meilia Cibubur

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur

Kirim pertanyaan Anda ke email : [email protected]

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement