Jumat 16 Nov 2012 09:10 WIB

Kaki Seperti Ditusuk Jarum, Kenapa Ya, Dok?

Neuropati (ilustrasi)
Foto: neuropathy911.com
Neuropati (ilustrasi)

Pertanyaan:

Salam, Dok! Saya ingin tanya, ujung jari kedua kaki saya sering terasa panas dan kadang seperti ditusuk-tusuk jarum. Otot perut kadang terasa kaku dan pinggang kadang sakit. Saya sudah mengecek darah, kolestrol, gula darah dan asam urat semuanya normal. Kira–kira apa penyakit saya, dok? Bagaimana cara mengatasinya? Atas perhatian dokter, saya ucapkan terima kasih. Salam.

Usman, Bekasi - 44 tahun

Jawaban:

Bapak Usman yang terhormat, gejala yang bapak alami yakni adanya rasa panas seperti ditusuk–tusuk jarum pada ujung jari, bahkan pada beberapa individu dirasakan sebagai rasa kesemutan, baal atau kebas adalah gejala neuropati/ gangguan pada sistem saraf.

Mengenai penyebab dari neuropati itu sendiri ada bermacam–macam, antara lain karena adanya penyakit kencing manis, penyakit peradangan pembuluh darah, dapat juga disebabkan karena adanya gangguan pada sistem saraf itu sendiri, misalnya adanya jepitan/ penekanan cabang dari saraf tulang belakang (HMP).

Sedangkan otot perut yang terasa kaku dan pinggang yang sakit, bisa merupakan satu kesatuan gejala dari penekanan cabang saraf tulang belakang yang diakibatkan spasme/ kontraksi otot atau adanya penjalaran nyeri dari tulang belakang itu sendiri. Namun, bisa juga diakibatkan oleh hal lain.

Untuk mendiagnosis lebih lanjut mengenai penyebab dari gejala yang bapak alami, sebaiknya bapak memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf atau dokter spesialis penyakit dalam terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan perlunya dilakukan pemeriksaan fisik oleh dokter dan apabila diperlukan maka bisa dilakukan pemeriksaan penunjang lebih lanjut seperti rontgen / MRI tulang belakang.

Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Salam sehat. (YV)

dr. Yovita M, MSc, SpPD

Spesialis Penyakit Dalam RS Meilia Cibubur

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur

Kirim pertanyaan Anda ke email : [email protected]

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement